Parlementaria

Meski Anggaran Terpukul, Andi Arif Komit Kawal Aspirasi Balikpapan Tengah

KOTAKU, BALIKPAPAN-Anggota DPRD Balikpapan dari Fraksi Golkar Andi Arif Agung, menegaskan komitmennya untuk terus mengawal aspirasi warga meski kondisi anggaran daerah tengah mengalami tekanan.

Hal itu disampaikannya dalam kegiatan reses yang digelar di Daerah Pemilihannya (Dapil) Balikpapan Tengah, yang dipusatkan di Kelurahan Gunung Sari Ilir, Selasa (21/10/2025).

Reses dihadiri para ketua RT, tokoh masyarakat, serta warga dari berbagai lingkungan.

Suasana dialog berlangsung hangat dan penuh keterbukaan.

Dalam kesempatan itu, Andi Arif mempertegas bahwa reses bukan hanya rutinitas, melainkan ruang penting untuk mendengarkan langsung persoalan warga di lapangan.

“Reses merupakan kewajiban kami untuk turun, mendengar, menampung dan mengawal aspirasi warga agar dapat diwujudkan dalam pembangunan daerah,” ujarnya.

Berbagai usulan dan keluhan warga mengemuka, mulai dari perbaikan jalan lingkungan, penataan drainase untuk mengatasi banjir, hingga peningkatan kualitas layanan publik tingkat kelurahan.

Menanggapi hal tersebut, Andi Arif menyampaikan bahwa pemerintah daerah kini menghadapi tantangan serius akibat pemotongan Transfer Ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.

Penurunan TKD tersebut disebut mencapai lebih dari Rp1 triliun, yang berpengaruh dengan sejumlah program pembangunan yang telah direncanakan.

“Kondisi ini memang berdampak, tetapi bukan berarti pembangunan berhenti. Kami tetap upayakan agar aspirasi masyarakat tetap menjadi prioritas,” jelasnya.

Lanjut dia mengatakan koordinasi antara DPRD dan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan akan terus ditingkatkan untuk memastikan setiap kebutuhan yang dinilai mendesak dapat segera ditindaklanjuti sesuai skala prioritas.

Andi Arif juga menekankan bahwa masyarakat tidak perlu ragu untuk terus menyampaikan aspirasi melalui jalur resmi seperti RT, kelurahan, maupun saat momentum reses.

“Selama aspirasi itu realistis, Urgent, dan bermanfaat untuk masyarakat, kami akan kawal sampai ke meja pembahasan dan penganggaran,” tegasnya. (*)

To Top

You cannot copy content of this page