Metro

Mudah Bertransaksi, Pemkot Balikpapan Berharap Ada QRIS Tiap Perbelanjaan Seluruh Kota

peluncuran Siap QRIS di atrium Plaza Balikpapan (foto: kotaku.co.id/januar)

KOTAKU, BALIKPAPAN-Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan mengapresiasi peluncuran aplikasi Sehat Inovatif Aman Pakai (Siap) QRIS yang berlangsung di atrium Plaza Balikpapan, Senin (28/3/2022). Adapun peresmian aplikasi itu ditandai dengan prosesi scan barcode oleh Asisten II Perekonomian Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Balikpapan Agus Budi Prasetyo beserta Deputi Gubernur Bank Indonesia Juda Agung Depyeti dan manajemen pusat perbelanjaan modern tersebut.

Dalam sambutannya, Agus berharap teknologi Qris lebih dikenal oleh masyarakat luas sehingga implementasi digitalisasi pembayaran dapat menjangkau seluruh penjuru perbelanjaan Kota Balikpapan. Menurutnya, layanan QRIS dapat mempermudah transaksi secara digital tanpa bersentuhan dimana pembeli hanya perlu meminda tanpa kontak langsung.

“Dengan demikian Siap QRIS dapat membantu pencegahan penularan Covid-19 sekaligus mempermudah masyarakat dalam transaksinya,” harapnya.

Dia berharap Siap QRIS akan terus diperluas untuk semakin meningkatkan penggunaannya sebagai solusi pembayaran.

Percepatan penggunaan QRIS juga penting dilakukan untuk menyambut kehadiran Ibu Kota Negara (IKN) di Kaltim yang tentunya akan memberikan dampak yang cukup besar untuk Kota Balikpapan sebagai penyangganya.

“Nantinya pergerakan masyarakat akan sangat dinamis sehingga membutuhkan teknologi yang efektif dan efisien, QRIS merupakan salah satu contohnya,” ulasnya.

Dalam kesempatan itu, Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Juda Agung mengharapkan pembayaran melalui aplikasi ini bisa menjadi sebuah tren. Lantaran era digitalisasi juga akan lebih berkembang. Untuk melakukan transaksi pun juga tak luput menggunakan sistem digital. Dengan QRIS, selain aman dari sisi kesehatan juga menghasilkan sebuah data.

“Inikan serba digital, jadi datanya ada di BI jadi tahu bagaimana omset pedagang atau UMKM. Sehingga UMKM yang belum punya akses perbankan dengan adanya QRIS bisa dengan mudah mendapatkan akses dengan perbankan termasuk kredit. Ini efek positif digitalisasi dan tentu saja harus dengan persetujuan dengan nasabah,” tutupnya. (*)

To Top

You cannot copy content of this page