
KOTAKU, BALIKPAPAN-Komisi IV DPRD Kota Balikpapan terus berupaya merealisasikan pembangunan rumah sakit yang representatif di Kecamatan Balikpapan Timur.
Hal ini untuk memenuhi harapan warga pesisir timur Balikpapan, yang mayoritas menjadi konstituennya.
Ya, berkat kerja keras Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemkot Balikpapan bersama para anggota Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, yang terus menyuarakan pemenuhan kebutuhan fasilitas kesehatan, demi kesejahteraan warga Balikpapan.
Saat ini, rencana pembangunan tersebut masih dibahas dalam rapat Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2024.
“Memang belum disahkan tapi kami sudah bahas bersama teman-teman TAPD dan Banggar (Badan Anggaran, Red) DPRD Balikpapan.
Sudah disepakati, angkanya sudah muncul, skemanya multiyears.
Minimal ini bisa memenuhi harapan masyarakat terkait penyediaan layanan rumah sakit untuk dua kecamatan,” ujar anggota Komisi IV DPRD Balikpapan Muhammad Taqwa, ditemui di gedung DPRD Kota Balikpapan, Rabu (2/8/2023).
Pemkot Balikpapan bersama DPRD Kota Balikpapan telah lama berencana membangun rumah sakit yang representatif di Balikpapan Barat dan Balikpapan Timur.
Itu berkaitan dengan peningkatan dua fasilitas kesehatan yang sudah ada.
Di Balikpapan Barat, Rumah Sakit Bersalin Sayang Ibu akan ditingkatkan menjadi rumah sakit tipe C.
Sementara di Balikpapan Timur akan difokuskan untuk Puskesmas Lamaru yang ditingkatkan menjadi rumah sakit tipe C.
Untuk diketahui, pembagian tipe rumah sakit telah diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No 340/Menkes/Per/III/2010.
Rumah sakit dikelompokkan berdasarkan fasilitas dan kemampuan pelayanan.
Di rumah sakit tipe C, masyarakat bisa menikmati pelayanan medik umum, gawat darurat, medik spesialis dasar, spesialis penunjang medik, medik spesialis gigi mulut, keperawatan dan kebidanan, serta pelayanan penunjang klinik dan non klinik.
“Sekali lagi, ini menjadi informasi yang baik, informasi yang menggembirakan bagi masyarakat Balikpapan.
Karena khusus untuk Balikpapan Timur, sudah sekian lama dinantikan. Akhirnya bisa diwujudkan.
InsyaAllah sebentar lagi, tahun 2024,” ucapnya.
Taqwa menerangkan, kedua rumah sakit yang akan dibangun itu, dianggarkan dalam APBD 2024.
Masing-masing senilai sekitar Rp35 miliar, untuk pengerjaan infrastruktur, dengan skema tahun jamak.
“Mudah-mudahan bisa dilaksanakan awal tahun 2024,” pungkasnya. (*)



