
Apalagi pendaftaran calon wali kota beserta wakil di ajang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Balikpapan tahun 2020, sudah di depan mata. “Biar tidak terganggu kerja politik, khususnya dalam Pilkada dan harapan kami, (calon yang diusung) Partai Golkar memimpin, (sebagai) Wali Kota Balikpapan periode 2020-2025,” terang Ketua DPD Partai Golkar Kaltim H Rudy Mas’ud.
Ia juga menaruh harap, para kader terakomodir dalam kepengurusan. Agar tidak ada perpecahan dalam tubuh partai. “Partai Golkar 10 kabupaten dan kota di Kaltim wajib satu komando dan para kader wajib memenangkan seluruh (calon) yang mendapat rekomendasi Partai Golkar di Pilkada 2020,” gebunya.
Rudy memandang selama ini Wakil Wali Kota Balikpapan tersebut mampu mempertahankan kemenangan Partai Golkar di Balikpapan. Itu terbukti saat Pemilu Legislatif (Pileg) tahun 2019. Partai berlambang beringin menempati posisi pemenang kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Balikpapan. Meski berdasarkan jumlah kursi parlemen yang berhasil diraih, mengalami penurunan. Dari 12 kursi periode lima tahun lalu menjadi 11 kursi saat Pileg 2019. “Karena jumlah peserta pemilu bertambah, ada partai baru. (jumlah kursi parlemen yang diraih) Turun tapi masih jadi pemenang, di pusat (DPR RI, Red) juga turun jumlah (kursi yang diraih) tapi Partai Golkar masih jadi pemenang kedua,” ulasnya kemudian.
Dalam kesempatan yang sama Rahmad Mas’ud menegaskan akan memanfaatkan rentang waktu yang diberikan untuk membentuk pengurus di bawah kepemimpinannya. Ya, solidaritas pengurus merupakan komponen penting mengingat kontestasi Pilkada akan dijelang. Terlebih Partai Golkar resmi mengusungnya sebagai calon wali kota berpasangan dengan Ketua DPC PDI Perjuangan Balikpapan Thohari Aziz.
Yang jelas, tegas dia, kader berkualitas dan memiliki loyalitas dalam membesarkan partai yang dianggap paling tepat menduduki kursi pengurus. “Kan baru saja terpilih. Akan kami rapatkan, konsolidasi, semua difasilitasi,” pungkasnya.
Adapun keduabelas hak suara dalam Musda X Partai Golkar Balikpapan masing-masing DPD Kaltim, DPD Balikpapan, Dewan Pertimbangan, Sayap Partai terdiri Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) dan Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), organisasi didirikan, organisasi mendirikan dan enam suara dari tiap pengurus tingkat kecamatan. (*)



