
KOTAKU, BALIKPAPAN-Gubernur Kaltim H Isran Noor meminta agar seluruh sekolah di Kaltim, tidak melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) hingga kondisi dinyatakan aman.
Terkait itu, Wali Kota Balikpapan HM Rizal Effendi mengaku belum menerima pemberitahuan secara resmi.
“Terjemahan saya sementara ini yang dimaksud gubernur adalah sekolah yang berada di kawasan zona oranye dan zona merah. Secara SOP (standar operasional prosedur, Red) tidak boleh melakukan tatap muka. Tetapi bagi daerah yang zona kuning atau hijau tidak masalah. Terjemahan saya seperti itu,” ujar Ketua Satgas Covid 19 ini di Balai Kota, Selasa (20/4/2021).
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Balikpapan Budiantoro menyampaikan kegiatan PTM secara keseluruhan dimulai Juli 2021. Namun demikian, Disdikbud Balikpapan akan melakukan uji coba PTM Mei 2021 dengan mengetatkan protokol kesehatan.
“Kesiapan sekolah dan anak-anak tidak full masuk, hanya 50 persen yang masuk,” ungkapnya.
Dukung penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di sekolah, Pemkot Balikpapan memberikan bantuan tempat cuci tangan untuk SD sebanyak 50 buah dan SMP sebanyak 25 buah.
Sementara dilaporkan saat ini perkembangan kasus Covid 19 Balikpapan mencatat penambahan sebanyak 33 kasus. 14 di antaranya berasal luar daerah. (*)



