Corak

Navigate to The MAX Tour de Borneo Berlanjut ke Kalimantan Tengah

KOTAKU, BALIKPAPAN-Rombongan peserta Navigate to The MAX yang saat ini tengah melaksanakan touring di Pulau Kalimantan telah sukses menaklukan etape pertama, yaitu jalur lintas Kaltim – Kalsel sejauh 583 Kilometer (Km).

Mengawali Start dari Balikpapan 15 September lalu, para biker XMAX Connected itu pun tiba di Kota Banjarmasin, 17 September setalah sebelumnya menyempatkan diri untuk menyambangi Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajam Paser Utara.

Selang sehari setelah itu, perjalanan touring membelah belantara tanah Borneo pun kembali dilanjutkan menuju Kalimantan Tengah hingga keperbatasan Kalimantan Utara.

Perjalanan yang memakan waktu tiga hari dari Banajrmasin menuju Lamandau dengan jarak tempuh sejauh Km ini juga menjadi penanda, bahwa rangakain touring Navigate to The Max Tour de Borneo telah resmi memasuki etape kedua.

“Kami sangat mengapresiasi partisipasi para rider dalam agenda Navigate to the Max Tour de Borneo ini.

Mudah-mudahan, agenda touring Banjarmasin-Lamandau sejauh 700 Km bisa lancar, sukses, dan aman tanpa kurang suatu apapun,” kata Brand Manager PT STSJ selaku Main Dealer Yamaha di wilayah Kalimantan Timur, Selatan dan Tengah Sunardi Halim dalam siaran pers yang disampaikan, Jumat (22/9/2023).

Dia pun mengajak peserta menikmati keindahan alam tanah Kalimantan sembari menjajal berbagai keunggulan motor XMAX Connected yang kaya akan fitur berkendara. Sehingga cocok untuk kebutuhan leisure riding atau touring jarak jauh.

Perjalanan etape kedua dimulai dari Hotel Harper, Banjarmasin. Para rider yang terdiri dari perwakilan komunitas motor Yamaha, konten kreator, dan jurnalis tersebut langsung berangkat menuju Palangka Raya, Ibukota Kalteng.

Dalam perjalanan, peserta menyempatkan singgah dan foto bersama di situs ikonik di setiap kota.

Antara lain, Jembatan Basit (Sungai Alalak), Bundaran Kapuas, Jembatan Kahayan, dan Terowongan Nur Mentaya di Kota Sampit.

Perjalanan dari Banjarmasin menuju Sampit sempat diwarnai hujan, baik hujan gerimis, hingga hujan deras yang membuat para rider ekstra hati-hati dalam berkendara.

Pasalnya permukaan jalan yang basah, tentunya berpotensi mebuat grip ban menjadi tidak optimal. Namun, untungnya XMAX Connected telah dilengkapi dengan fitur Traction Control System yang mampu mencegah roda ban selip saat berakselerasi di permukaan jalan yang licin.

Hal ini tentunya juga semakin membuat para peserta menjadi lebih percaya diri ketika berkendara di tengah guyuran hujan.

“Tidak ada masalah cuma hujan lokal, gas poll aja terus. Lagian ini motor kan sudah dilengkapi fitur TCS, jadi bisa menghindari ban slip,” ujar Dharmawan, salah seorang rider yang juga bertugas menjadi sweeper rombongan touring.

Tidak hanya menyorot fitur TCS, selama touring Dharmawan juga memberikan apresiasi terhadap handling dan performa motor yang dinilainya mumpuni dalam melibas berbagai medan jalan.

Selain itu, posisi berkendara motor yang dinilai rileks juga memainkan peran penting dalam menjaga stamina pengendara.

“Banyak jalan berlubang dan rusak, tapi handling motor ini tetap mantap dan stabil. Sehingga, kami percaya diri membetot gas hingga kecepatan rata-rata 80 Km per jam hingga 100 Km per jam.

Terus enaknya ini motor, kalau berkendara jarak jauh pasti ada rasa penat di pinggang, paha, maupun bokong. Tapi XMAX ini beda, posisi duduknya rileks, kaki bisa selonjor sehingga tidak berasa penat sama sekali,” tambahnya.

Sekitar pukul 22.30 WIB, para rombongan rider Kalsel akhirnya sampai di Kota Sampit. Disambut oleh Mentaya Max Owner Community yang merupakan komunitas lokal setempat.

Penyambutan yang dilakukan secara sepontan ini merupakan bentuk rasa solidaritas dengan sesama pengguna Maxi Yamaha.

Selasa (19/9/2023), para rider Kalsel kembali menggeber Yamaha XMAX Connected menuju Kota Pangkalan Bun yang berjarak sekitar 236 Km dari Kota Sampit atau sekitar empat jam perjalanan.

Namun sebelum bablas ke kota tersebut, peserta menyempatkan diri berkunjung menuju objek wisata Patung Ikan Jelawat yang berada di pusat kota Sampit.

Lalu hari berikutnya, rombongan bergerak terus menuju Barat ke Kota Lamandau yang menjadi titik perbatasan dengan wilayah Provinsi Kalimantan Barat sekaligus mengakiri etape kedua touring di Pulau Kalimantan.

Selanjutnya rangkaian touring Navigate to The Max Tour de Borneo dilanjutkan oleh para biker dari Pontianak dan memasuki etape keempat dengan rute Kalteng – Kalbar hingga menuju ujung perbatasan negara di Kota Aruk. (*)

To Top

You cannot copy content of this page