
KOTAKU, BALIKPAPAN-Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Balikpapan menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) membahas anggaran rancangan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) di Gedung Parkir Jalan Jenderal Sudirman, Selasa (3/8/2021).
“Masih seperti tahun yang lalu (nilai) KUA PPS masih berkisar Rp2 triliun. Mudah-mudahan pemenuhan kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi untuk beberapa sektor utama termasuk pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan pemenuhan visi misi wali kota,” jelas Ketua DPRD Balikpapan H Abdulloh ditemui di sela rapat.
Abdulloh mengatakan pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2022 selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPMD) wali kota periode 2021-2026.
“Dasar pembahasan APBD 2022 adalah sudah mengacu pada RPJMD wali Kota terpilih periode 2021-2026,” ulasnya.
Lanjutnya Abdulloh menuturkan sesuai dengan visi misi wali kota di antaranya pendidikan, kesehatan termasuk penanganan banjir menjadi prioritas utama dalam rancangan KUA PPAS. “Pendidikan, BPJS (kesehatan) kami sudah alokasikan semua pemenuhan untuk visi misi wali kota,” imbuhnya.
Kembali Abdulloh menjelaskan anggaran pendidikan dengan cara memberikan seragam. Kesehatan dengan menggratiskan iuran BPJS sesuai dengan kriteria yang ditentukan, kemudian infrastruktur untuk penanganan banjir telah dialokasikan.
“InsyaAllah, kami akan mulai perubahan APBD 2021 ini dilanjut tahun 2022 dan seterusnya dan sudah teralokasikan semua untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Memang pendapatan daerah yang dihasilkan berkurang akibat pandemi Covid 19 yang menimbulkan penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Akan tetapi pemerintah yakin program yang direncanakan dapat terwujud sesuai dengan visi misi wali kota terpilih. “Kami optimis tahun 2022, Covid 19 sudah tidak ada lagi,” imbuhnya.(*)



