Metro

Nurlena Rahmad Mas’ud: Pentingnya Teknologi, Kesehatan dalam Tingkatkan Kinerja PKK

Hj Nurlena Rahmad Mas’ud

KOTAKU, BALIKPAPAN-Dengan dilantiknya Hj Nurlena Rahmad Mas’ud sebagai Ketua Pembina Tim Penggerak (TP) PKK Kota Balikpapan, visi dan misi yang dimiliki akan segera diterapkan untuk meningkatkan kinerja menjadi lebih baik.

“Yang utama adalah menyosialisasikan teknologi, karena kelemahan kami tekhnologi. Tiap Pokja (Kelompok Kerja, Red) nanti mampu (bekerja) melalui media seperti mengirimkan email atau zoom,” ujarnya usai menghadiri Rapat Paripurna serah terima jabatan di Ballroom Hotel Novotel Balikpapan, Rabu (2/6/2021).

Selain itu Nurlena menjelaskan program kerja akan melakukan sosialisasi mengenai penanganan Covid 19 yang saat ini masih meningkat. “Saya akan berkolaborasi antara PKK Kota, kecamatan, kelurahan dan Dasawisma. Sehingga (kasus) Covid 19 di Kota Balikpapan menurun,” urainya.

Nurlena menyebut kesehatan penting untuk disosialisasi kepada masyarakat di tengah situasi Pandemi Covid 19, di antaranya pentingnya mencuci tangan, menjaga pola hidup dengan kebersihan dan asupan makanan yang bergizi. “(Karena pandemi) Covid 19, itu yang disosialisasikan dulu,” ulasnya.

Tak lupa juga, penanganan gizi buruk yang terjadi pada anak Balikpapan menjadi bagian dari program kerja PKK seperti yang disampaikan oleh Ketua TP PKK Provinsi Kaltim Hj Norbaiti Isran Noor saat pelatikan Wali Kota Balikpapan periode 2021-2024 H Rahmad Mas’ud.

“Adanya gizi buruk karena adanya pendapatan yang menurun, akibat dari banyaknya PHK dari perusahaan. Nanti kami akan meninjau, kami berhubungan dengan kecamatan, kelurahan dan Dasawisma akan kami data. Daerah mana yang banyak terjadi gizi buruknya,” papar ibu enam anak ini.

Secara sistematis, akan dilakukan sosialisasi secara virtual atau mungkin bertemu langsung dengan warga secara bertahap dan tentunya terbatas sesuai dengan protokol kesehatan.

Ia berharap semoga saja kinerja bisa lebih ditingkatkan lagi, sehingga Panji keberhasilan untuk Kota Balikpapan tetap terjaga. “Saya juga baru belajar, walaupun memang saya sudah di PKK selama lima tahun. Ini saya masuk di dalamnya kalau kemarin saya hanya di luarnya, sekarang kami harus masuk inti sarinya,” imbuhnya.

Selain itu ia juga berencana melakukan regenerasi kepengurusan PKK Kota. Namun anggota PKK lansia ini tetap diberdayakan, untuk memberikan masukan kepada anggota yang muda sehingga dapat menumbuhkan semangat dan menambah ilmu kepada generasi muda. “Belum ada pelantikan pengurus, disiapkan dulu karena di PKK Kota Balikpapan ini banyak yang sudah berumur,” tutupnya.(*)

To Top

You cannot copy content of this page