Ekbis

Pandemi Dongkrak Premi Asuransi

Nah, untuk membangun kesadaran tersebut, keterbukaan antara konsumen dan pelaku penyedia asuransi juga menjadi komponen penting. “Sehingga tidak akan menimbulkan permasalahan hukum kemudian hari,” tuturnya memberi gambaran.

Selain itu, klaim asuransi juga perlu dipermudah, bisa dengan memanfaatkan digitalisasi apalagi dengan kondisi masih pandemi seperti sekarang karena tidak dianjurkan untuk bertatap muka.

“Termasuk membekali tenaga marketingnya agar lebih bertanggung jawab lagi kepada nasabah dari produk dan unit link yang ada dalam asuransi tersebut,” tutupnya.

Sementara itu, Chief Communication Officer AXA Mandiri Atria Rai yang juga hadir sebagai pembicara dalam diskusi tersebut menerangkan, asuransi AXA selalu memberikan kemudahan kepada penggunanya dan selalu memberikan pemahaman serra memandu masyarakat yang ingin bergabung.

“Axa memberikan produk proteksi jiwa dan kesehatan, jika terjadi risiko sakit, biaya akan diganti meski baru beberapa bulan mengikuti asuransi AXA,” ujar Atria.

AXA Mandiri adalah salah satu perusahaan asuransi jiwa yang berdiri sejak 1991. Disebutkan, kepercayaan masyarakat Indonesia kepada Axa Mandiri cukup besar terbukti dari jumlah kepesertaan yang sudah mencapai 4 juta di seluruh Indonesia hingga tahun 2020 lalu.

“Dengan kenaikan premi mencapai 18 persen atau Rp11 triliun 2020 lalu,” pungkasnya. (*)

Pages: 1 2

To Top

You cannot copy content of this page