Metro

Panglima TNI Yudo Margono ke IKN Cek Lokasi Pembangunan Mabes, Pastikan Keamanan Jalur Laut

“Kemarin kami mengecek lokasi Mabes TNI di IKN. Kalau sudah ditentukan tempatnya selanjutnya kami akan siapkan rancangan bangunan. Desain sudah ada,” ulasnya.

Diterangkan, dalam satu area Mabes TNI di IKN, akan dibangun Mabes TNI Angkatan Darat (AD), Angkatan Udara (AU) dan Angkatan Laut (AL).

Masih di kawasan yang sama, juga akan dibangun hunian perumahan bagi para prajurit.

“Setelah istana, (pembangunan berikutnya untuk) perangkat lainnya. Termasuk Mabes TNI,” jelasnya kemudian.

Adapun lahan yang disiapkan untuk membangun Mabes TNI seluas 240 hektare.

Tak sekadar meninjau lokasi pembangunan Mabes TNI, pihaknya juga memastikan keamanan IKN dari ancaman. Baik dari sisi laut, udara dan darat

“TNI berkewajiban melindungi dan membentengi. Apalagi (Kaltim) dekat dengan ALKI (Alur Laut Kepulauan Indonesia, Red) II, yang kedalamannya memenuhi untuk kapal selam, maka kami antisipasi,” terangnya kemudian.

Dalam kunjungannya tersebut, juga dijelaskan, TNI berperan memberikan pengamanan dalam pelaksanaan pembangunan IKN.

“Dari Kodam (VI/Mulawarman) sudah ada Satgasnya. Dari Polri juga saya lihat sudah ada. Kami akan tetap mengawal pengamanan, agar pekerja pembangunan IKN dapat beraktivitas dengan lancar,” sambungnya.

Sejurus dengan itu, Laksamana TNI Yudo Margono mengungkapkan akan menaikkan status Pangkalan TNI AL Balikpapan. Dari tipe B menjadi tipe A alias utama.

“Kan kalau menuju IKN harus melalui laut untuk pengiriman materialnya maka Lanal bersama Kodam dan AU untuk mengamankannya. Bersama Polri juga tentunya,” tuturnya tenang.

Masih dalam agenda kunjungan kerja hari kedua di Kaltim, Laksamana TNI Yudo Margono dilanjutkan dengan agenda meninjau progres pembangunan Markas Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) II di Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara untuk kemudian meninggalkan Benua Etam Kaltim melalui Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan.

Sesuai program kerjanya, Markas Kogabwilhan II akan dijadikan pusat operasi pengendalian utama bersifat gabungan untuk wilayah sekitar.

Kogabwilhan merupakan komando utama operasi Mabes TNI. Satuan baru yang langsung di bawah komando Panglima TNI. Berfungsi mengintegrasikan berbagai pangkalan TNI seluruh Indonesia. (*)

Pages: 1 2

To Top

You cannot copy content of this page