
KOTAKU, BALIKPAPAN-Sektor wisata Balikpapan lagi-lagi menunjukkan performa kinclong. Hingga akhir September 2025, Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi wisata di Pantai Segara Sari Manggar sudah tembus Rp5 miliar, atau sekitar 61 persen dari target tahun ini yang dipatok Rp8 miliar.
Capaian ini bikin Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Balikpapan makin optimistis bisa menutup tahun dengan hasil maksimal.
Hal itu disampaikan Sekretaris Disporapar Balikpapan Abdul Majid usai mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Balikpapan di ruang rapat, Senin (13/10/2025).
Majid sapaan akrabnya menyampaikan, kunci suksesnya ada yakni strategi aktif dalam menghidupkan suasana wisata lewat berbagai event dan atraksi menarik.
“Sampai September, realisasi retribusi sudah mencapai Rp5 miliar. Kami yakin bisa kejar target Rp8 miliar sampai akhir tahun,” ujarnya.
Majid menjelaskan, Pantai Segara Sari Manggar masih menjadi primadona wisata Balikpapan. Disporapar Balikpapan juga rutin menggelar event Pesona Balikpapan dua kali setiap bulan, yang menghadirkan kolaborasi seni, tari, dan budaya dari berbagai sanggar lokal.
“Event ini selalu ramai pengunjung. Selain jadi hiburan, juga bantu menggerakkan ekonomi pelaku UMKM sekitar pantai,” jelasnya.
Menurutnya, dampak ekonomi dari kegiatan wisata ini terasa langsung bagi warga. Banyak pelaku usaha kuliner, penyedia sewa fasilitas, hingga pengrajin lokal yang menikmati peningkatan omzet.
Meski begitu, Majid mengakui masih ada sejumlah program pengembangan fasilitas yang tertunda karena rasionalisasi anggaran.
Seperti penambahan Ground Tank air bersih di kawasan Pantai Segara Sari Manggar.
“Beberapa program sempat tertunda, tapi kami targetkan bisa terealisasi tahun depan,” katanya optimistis.
Disporapar Balikpapan juga berkomitmen terus berinovasi dan memperkuat promosi destinasi wisata agar Balikpapan tak cuma dikenal sebagai Kota Minyak, julukan Kota Balikpapan, tapi juga kota dengan potensi wisata unggulan di Kalimantan Timur (Kaltim).
“Kami ingin wisata Balikpapan makin berdaya saing dan jadi sektor andalan untuk memperkuat ekonomi daerah,” tegas Majid. (*)



