
KOTAKU, BALIKPAPAN-PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan ketersediaan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Khusus daerah yang mayoritas masyarakat merayakan Natal, pasokan BBM dan elpiji akan diprioritaskan. Hal itu diungkapkan Executive General Manager Freddy Anwar saat Press Conference kesiapan pasokan BBM dan elpiji selama libur Nataru di Ruang Serbaguna Integrated Terminal Balikpapan, Jalan Yos Sudarso, Senin (20/12/2021).
“Di Kaltim, Kubar (Kutai Barat, Red) jadi perhatian kami. Ketersediaan pasokan akan kami prioritaskan, daerah lainnya yakni Malinau,” ulasnya.
Sedangkan untuk menjamin ketersediaan pasokan selama libur Nataru, pihaknya mengoperasikan selama 24 jam untuk SPBU yang ada di jalur padat kendaraan dan wisata. Masing-masing di Kaltim sebanyak 14 SPBU, Kalimantan Barat 26 SPBU, Kalimantan Tengah 10 SPBU, dan Kalimantan Selatan 16 SPBU.
Disebutkan, tingkat konsumsi BBM selama libur Nataru tergantung kebijakan pemerintah. Termasuk konsumsi avtur. Namun selama PPKM level II hingga saat ini, konsumsi BBM terus menunjukkan peningkatan bila dibanding tahun 2020.
Mengacu tren konsumsi selama periode tersebut, diperkirakan permintaan BBM selama libur Nataru naik 5 persen dibanding normal. Di wilayah kerjanya. “Libur Nataru mobilitas masyarakat lebih tinggi dibanding kondisi normal. Tapi semua tunggu sinyal pemerintah,” sambungnya.
Selain BBM dan avtur, persiapan pemenuhan kebutuhan elpiji selama libur akhir tahun juga telah dilakukan dengan meningkatkan stok 5,8 persen dari rata-rata per bulan atau sekitar 1.378 Metrik Ton dari konsumsi normal per bulan yakni 1.302 Metrik Ton di Kalimantan.
Penebalan pasokan elpiji diikuti dengan kesiapan agen dan pangkalan. Tercatat, ada 309 agen elpiji dan 951 pangkalan disiagakan di seluruh Kalimantan. (*)



