
KOTAKU, BALIKPAPAN-Memperingati Hari Pelanggan Nasional tiap 4 September, PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memberikan apresiasi kepada pelanggan berupa produk UMKM tas daur ulang yang diproduksi Seraya Handcraft binaan Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan serta souvenir lainnya seperti T-shirt, kipas dan tote bag.
Apresiasi kepada pelanggan tersebut dilaksanakan di SPBU COCO 61.761.03 Jalan MT Haryono, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim) dan diserahkan langsung oleh Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Alexander Susilo, beserta tim manajemen.
“Kami berterima kasih terhadap seluruh pelanggan setia yang telah menggunakan produk-produk BBM, elpiji, industri, petrokimia, aviasi dan produk lainnya dari Pertamina.
Apresiasi hari ini memang patut kami berikan kepada para pelanggan setia,” ujar Alexander dalam siaran pers.
Melalui Hari Pelanggan, lanjut dia menerangkan, Patra Niaga Regional Kalimantan juga berkesempatan untuk mengkampanyekan penggunaan energi yang lebih bersih serta memanfaatkan bahan daur ulang untuk kegiatan sehari-hari.
Selain apresiasi Hari Pelanggan di SPBU, Pertamina Patra Niaga juga memberikan apresiasi kepada konsumen-konsumen industri dan juga konsumen aviasi.
Sementara itu, salah seorang pelanggan setia produk BBM Pertamina jenis Pertamax yang dijumpai di SPBU, Tomenk, mengungkapkan bahwa selama menggunakan BBM Pertamina jenis Pertamax kendaraannya menjadi lebih hemat dan tidak pernah mogok.
“Cukup lama isi Pertamax, lebih hemat selama isi Pertamax dan ngga pernah keluar asap atau mogok,” ungkapnya.

Terpisah, Area Manager Communication, Relations dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Arya Yusa Dwicandra, mengatakan dipilihnya produk kerajinan daur ulang yang diberikan kepada pelanggan setia juga merupakan program kampanye Pertamina Patra Niaga terhadap lingkungan.
“Saat ini banyak daerah sedang mengalami tingkat polusi yang cukup tinggi, baik itu polusi udara, sampah, air dan lainnya.
Kami berinisiatif untuk mengkampanyekan lingkungan bersih salah satunya dengan menggunakan kerajinan daur ulang dari sampah,“ ujar Arya. (*)



