
KOTAKU, BALIKPAPAN-Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan cetak generasi muda yang berani tampil, percaya diri, dan mampu berkomunikasi dengan efektif di ruang publik melalui kegiatan pelatihan Public Speaking.
Kegiatan digelar selama dua hari berturut-turut, yakni 9-10 Oktober di Hotel Blue Sky.
Pelatihan ini diikuti puluhan pemuda perwakilan berbagai wilayah di Balikpapan.
Dalam kegiatan tersebut, peserta dibimbing oleh para praktisi komunikasi dan profesional yang memberikan materi tentang teknik berbicara di depan umum, membangun kepercayaan diri, hingga cara mengelola bahasa tubuh dan intonasi suara agar pesan tersampaikan dengan kuat dan berkesan.
Kepala Disporapar Balikpapan dr CI Ratih Kusuma W didapuk membuka pelatihan yang digelar Kamis (9/10/2025).
Menurutnya, pelatihan ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mempersiapkan generasi muda yang adaptif dan siap bersaing di dunia kerja maupun sosial.
“Ilmunya bisa dimanfaatkan baik untuk dunia kerja, pendidikan terutama bagi yang masih kuliah atau bersekolah, maupun dalam keseharian sesama teman.
Yang terpenting menyiapkan teks agar pesan yang disampaikan mudah diterima. Semua memang perlu pengalaman tapi harapannya setelah mengikuti pelatihan ini, tidak ada lagi demam panggung,” ujarnya.
Lebih dari itu, Ratih menaruh harap, peserta dapat menularkan pengetahuan yang didapat untuk banyak orang.
Profesional Public Speaker Adelina yang dipercaya sebagai pemateri mengatakan Public Speaking bisa dilakukan di mana aja, baik itu dari media digital dan YouTube.
“Tapi memang perbekalan seperti yang diselenggarakan Disparpora penting untuk men-Trigger-anak muda agar lebih Aware dengan Public Speaking.
Jadi mudah-mudahan acara seperti ini lebih sering lagi karena sekarang anak muda di Balikpapan sehingga harus tahu cara berkomunikasi dengan baik,” ujarnya.
Salah seorang peserta, Rian Kurniawan, pelajar SMA Negeri 6 Balikpapan mengaku antusias mengikuti kegiatan.
“Kebetulan sering berbicara di depan umum. Jadi pelatihan ini menambah wawasan,” ulasnya.
Senada dengannya, Dian Safira Ramadhani yang tercatat sebagai mahasiswi Universitas Mulia dan Fiantika Andani
pelajar SMK Ibnu Kaldun mengaku beruntung dapat mengikuti kegiatan.
“Harapannya makin fasih berbicara depan umum. Enggak grogi lagi. Dan pelatihan ini penting karena mendukung aktivitas karena sering tergabung dalam kepanitiaan dan presentasi di kelas,” ucap keduanya. (*)



