
Untuk mewujudkan rencana tersebut, koordinasi antarinstansi akan diperkuat guna memperoleh izin pengembangan. “Perizinan memang perlu dukungan pemerintah daerah dan pemerintah pusat,” imbuhnya ramah.
Melihat rencana pengembangan pelabuhan pendukung IKN, Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Kementerian PPN/Bappenas Kennedy Simanjuntak dan Deputi Bidang Ekonomi Kementerian PPN/Bappenas Amalia Adininggar Widyasanti dalam diskusinya menanyakan, waktu yang dibutuhkan untuk proyek pengembangan pelabuhan penunjang IKN. Termasuk pendanaan. “Selama pembangunan IKN harus ada support yang banyak untuk lalu lintas barang,” kata Amalia Adininggar Widyasanti.
Selain kemampuan melayani bongkar muat, jarak tempuh dari pelabuhan menuju lokasi IKN juga menjadi bahasan dalam diskusi tersebut.
Tentu saja untuk memaksimalkan pembangunan, dibutuhkan waktu yang singkat mencapai pusat IKN dalam hal pengiriman barang material. Untuk jalur darat dari pelabuhan, Jembatan Pulau Balang dipandang sebagai penunjang paling memadai. Karena menghubungkan Balikpapan-Penajam.
Nah saat ini, Jembatan Pulau Balang belum dapat dimanfaatkan karena akses pendekat menuju jembatan dari sisi Balikpapan, belum tersedia karena terkendala pembebasan lahan. Terkait itu, perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Balikpapan yang turut hadir dalam diskusi tersebut mengatakan, tahun ini proses pembebasan lahan sepanjang 15 Km dari ujung Jembatan Pulau Balang, akan dimulai.
Lanjut Amalia Adininggar Widyasanti mengingatkan, hadirnya IKN di Kaltim tidak sekadar simbol pemerintahan tapi juga tumbuh sektor ekonomi baru. “Hasil survei kami, Muara Jawa calon kawasan industri baru. Kehadiran industri baru harus didukung kemampuan pelabuhan,” lugasnya.
Perihal itu, Prasetyadi menegaskan, TPK Kariangau sudah menjelma menjadi pelabuhan Hub bagi Kaltim dan daerah sekitarnya. “Tol (Balikpapan-Samarinda) jadi pendukung transportasi (menuju pelabuhan),” pungkasnya.
Diskusi berdurasi sekira dua jam diakhiri dengan penyerahan cendera mata dan kunjungan ke kawasan bongkar muat TPK Karingau. (*)



