
KOTAKU, BALIKPAPAN-Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan gratiskan BPJS Ketenagakerjaan kepada seluruh ketua RT.
“Supaya (ketua) RT juga peduli. Itu komitmen kami bersama. RT membantu program-program pemerintah, karena RT yang tahu kondisi wilayahnya,” jelas Wali Kota Balikpapan H Rahmad Mas’ud ditemui usai penandatanganan MoU bersama BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan di Ruang Rapat I Pemkot Balikpapan, Sabtu (2/10/2021).
Rahmad menyebutkan, sebanyak 1.760 Ketua RT mendapat BPJS Ketenagakerjaan gratis terhitung 1 Oktober 2021. Pasalnya, RT merupakan garda terdepan di lingkungan masyarakat sehingga apapun usulan, masukan, saran, kritik maupun pembangunan yang ada di tingkat RT, Pemerintah Kota Balikpapan dapat mudah mengetahui.
“Setiap bulan kami adakan satu warta setiap, Sabtu biar kami dapat masukan dan saran serta usulan dari RT-RT,” imbuhnya.
Sebaliknya, RT dapat memberikan pelayanan terbaik kepada warga. “Kan RT punya kewajiban kepada warga paling tidak menjaga kondusif lingkungannya,” urainya.
Selain itu juga, RT dapat memberikan informasi, saran dan masukan fasilitas apa yang terjadi di daerahnya itu bisa langsung direspon pemerintah melalui kelurahan. “Karena nggak mungkin kami mendatangi 1.700 RT,” ujar Rahmad.
Dalam kesempatan yang sama Pejabat Pengganti Sementara BPJS Ketenagakerjaan Roni Setiawan mengatakan penandatangan kerja sama untuk perlindungan jaminan sosial bagi RT seluruh Kota Balikpapan khususnya BPJS Ketenagakerjaan.
“Kami juga mohon dukungan kepada pemerintah daerah untuk menginstruksikan kepada OPD untuk membantu pelaksanaan program BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya.
Adapun manfaat yang diterima oleh RT yakni untuk jaminan kecelakaan tenaga kerja dan jaminan kematian dengan anggaran setiap bulannya Rp16 ribu per orang. “Kami akan evaluasi kembali perlindungan tehadap RT, karena untuk saat ini ketika dianggarkan untuk RT saja. Mudah-mudahan tahun depan jika anggaran cukup mungkin termasuk perangkat RT seperti Linmas,” bebernya.
Wali Kota Balikpapan menandatangani kerjas ama bukan hanya BPJS Ketenagakerjaan saja melainkan juga dengan BPJS Kesehatan di hadapan wakil DPRD Balikpapan Budiono dan Sekretaris Daerah (Sekda) Balikpapan Sayid MN Fadly.(*)



