
KOTAKU, BALIKPAPAN-Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan mengusung inovasi terbaru dalam penataan kawasan perkantoran di Jalan Ruhui Rahayu 1, Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim).
Yakni dengan mengadopsi konsep kantor tanpa pagar di kawasan perkantoran pemerintahan. Mulai dari kantor Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB), hingga Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC/DOME).
Seperti yang disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Balikpapan Rita dijumpai di Balai Kota, Senin (8/9/2025).
Dia mengatakan langkah ini bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas dan kenyamanan bagi pejalan kaki. Sekaligus mempercantik kawasan tersebut.
“Konsepnya adalah perkantoran tanpa pagar, sehingga trotoar lebih luas dan dapat digunakan secara optimal oleh pejalan kaki,” ujarnya.
Kini, seluruh pagar di kawasan perkantoran tersebut telah dirobohkan, membuat gedung pemerintahan yang semula terhalang dengan pagar kini tampak lebih jelas dipandang.
Nantinya, kata Rita, trotoar di kawasan perkantoran pemerintahan ini juga akan diperlebar untuk memberikan ruang yang lebih luas bagi pejalan kaki. Pasalnya konsep ini menitikberatkan aksesibilitas.
Terutama untuk mendukung mobilitas warga yang menggunakan transportasi umum, seperti Balikpapan City Trans (Bacitra).
“Trotoar yang lebar dan fasilitas yang memadai akan memberikan kenyamanan, baik bagi pejalan kaki maupun bagi penumpang yang menunggu Bacitra,” ucapnya.
Rita menambahkan, penataan trotoar ini masih satu sisi Jalan Ruhui Rahayu 1, yakni sepanjang perkantoran pemerintahan. Sementara di seberangnya, tepatnya untuk Jalan Manuntung belum direncanakan inovasi serupa.
Inovasi ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi penataan kawasan lain di Balikpapan, sekaligus mendukung visi kota yang lebih inklusif fan ramah bagi pejalan kaki.
“Cuma baru sisi itu (kawasan kantor pemerintahan). Karena Jalan Ruhui Rahayu 1 ini adalah perkantoran pemerintah yang bisa digunakan untuk akses pejalan kaki, jadi nanti sore-sore sudah bisa jalan santai di sekitar trotoar,” pungkasnya. (*)



