Metro Advertorial

Perkuat Infrastruktur Lingkungan, Dinas PU Balikpapan Wacanakan Bangun TPST Tiap Kecamatan

KOTAKU, BALIKPAPAN-Dalam rangka memperkuat sistem pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Balikpapan berkomitmen membangun infrastruktur lingkungan di setiap kecamatan.

Tahun 2024, Dinas PU Balikpapan berencana membangun Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) di sejumlah titik strategis guna menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih efisien, serta mendukung visi Balikpapan sebagai kota bersih dan ramah lingkungan.

Kepala Dinas PU Balikpapan Rita mengungkapkan bahwa pembangunan TPST ini merupakan bagian dari solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan sampah perkotaan.

Pembangunan TPST ini dianggap penting dalam upaya menanggulangi masalah sampah yang terus bertambah, sejalan dengan pertumbuhan penduduk.

“Jadi PU yang membangun infrastruktur, pengolahan DLH (Dinas Lingkungan Hidup, Red),” terang Rita dijumpai usai mengikuti Forum Group Discussion (FGD) yang digelar DPRD Balikpapan di Hotel Gran Senyiur, Senin (4/11/2024).

FGD membahas Kajian Akademik Pembebasan Lahan untuk Pembangunan Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Manggar.

Dengan adanya fasilitas pengelolaan terpadu, diharapkan sampah dapat ditangani lebih dekat dari sumbernya, dan lebih ramah lingkungan.

Disebutkan, tahun 2024, Dinas PU merencanakan membangun dua TPST. Satu di antaranya kini sudah berhasil direalisasikan, dan operasionalnya diharapkan dapat mendukung pengelolaan sampah.

Dengan adanya TPST ini, sampah yang dihasilkan oleh masyarakat bisa langsung dipilah dan dikelola dengan baik sebelum menuju tahap akhir. Hal ini diharapkan dapat mengurangi beban Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) dan memperpanjang usia pakai TPA di Balikpapan.

Dalam perencanaan Dinas PU, pembangunan TPST akan terus berlanjut tahun 2025, dengan target dua TPST tambahan.

Jika terealisasi, total TPST yang akan beroperasi di Balikpapan hingga akhir 2025 sebanyak empat unit. Kehadiran setiap TPST diharapkan mampu mengurangi volume sampah yang diangkut ke TPAS yang ada di Manggar.

Pembangunan TPST tentunya melibatkan partisipasi masyarakat, terutama untuk sosialisasi pentingnya memilah sampah dari sumbernya.

Lebih dari itu, pembangunan TPST di setiap kecamatan diharapkan bisa menjadi solusi komprehensif yang mendukung Balikpapan dalam mempertahankan prestasi sebagai kota bersih dan berkelanjutan. (*)

To Top

You cannot copy content of this page