Metro Advertorial

Perkuat Peran Angkot, Dishub Balikpapan Susun Skema Integrasi Moda Transportasi

KOTAKU, BALIKPAPAN-Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan berupaya memperkuat peran relevan angkutan kota (angkot) sebagai bagian dari penguatan sistem transportasi.

Kepala Dishub Balikpapan Muhammad Fadli Fatturahman mengatakan, saat ini tengah disusun skema moda transportasi yang terintegrasi.

Dengan memberikan peluang keberadaan angkot, agar menjadi bagian dan terlibat langsung dalam operasional Balikpapan City Trans (Bacitra). Yakni sebagai Feeder.

Inisiasi ini akan mendukung kebutuhan transportasi jalan sekunder dan jalan lingkungan.

Nantinya, lanjut dia menerangkan, angkot akan berperan mengumpan masyarakat sebagai penumpang Bacitra yang beredar di jalan utama.

“Sehingga sistem siklus transportasi umum tetap berjalan,” kata Fadli sapaan akrabnya, dijumpai di Balai Kota, Selasa (17/6/2025).

Masih menurut dia, skema ini juga akan dirapatkan dengan mengundang perwakilan sopir angkot.

Meskipun sistem siklus transportasi ini menjadi tantangan untuk mengajak angkot maju bersama.

Di sisi lain, pembangunan Smart Traffic Management Center menjadi salah satu inisiatif strategis yang akan mendorong efisiensi layanan transportasi, termasuk Bacitra.

Hal ini agar moda transportasi di Balikpapan dapat beroperasi lebih tertib, terpantau, dan terintegrasi dengan teknologi lalu lintas modern.

Fadli juga menekankan pentingnya menjaga sinkronisasi kebijakan transportasi antara Pemkot Balikpapan dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim).

“Semua kebijakan ini kami pastikan selaras dan bersinergi dengan Pemprov Kaltim, untuk menciptakan sistem transportasi perkotaan yang terarah dan berkelanjutan,” kata Fadli.

Sebagai informasi, layanan Bacitra yang menerapkan skema buy the service (BTS) ini telah beroperasi setidaknya hampir satu tahun, sejak dimulainya masa uji coba, 8 Juli 2024 lalu.

Selama periode ini, seluruh layanan diberikan secara gratis dalam skema subsidi awal pemerintah pusat bersama operator.

Dengan layanan koridor utama telah dibuka yakni Koridor A Pelabuhan Semayang–Bandara Sepinggan, Koridor B Terminal Batu Ampar melalui Jalan Ahmad Yani, dan Koridor C Terminal Batu Ampar via Jalan MT Haryono. (*)

To Top

You cannot copy content of this page