Metro Advertorial

Persiapan PMT 2026, Puskesmas Baru Ulu Balikpapan Barat Lacak Balita

KOTAKU, BALIKPAPAN-Tim kesehatan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Baru Ulu, Kecamatan Balikpapan Barat, turun langsung ke lapangan dengan melakukan kunjungan rumah ke rumah untuk melacak bayi dan balita yang berpotensi membutuhkan tambahan asupan gizi.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan data awal jika program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) tahun 2026 kembali dilanjutkan.

Ahli Gizi Puskesmas Baru Ulu Samsuriani, menjelaskan bahwa pendataan sejak dini penting agar program intervensi gizi bisa tepat sasaran.

“Dengan turun langsung, kami bisa memastikan kondisi balita lebih akurat. Siapa yang butuh tambahan gizi, siapa yang perlu pemantauan khusus—semuanya tercatat sejak awal,” ujarnya,

Dalam kunjungan tersebut, petugas memeriksa kondisi fisik anak, menimbang berat badan, serta mengukur tinggi dan lingkar lengan atas. Pemeriksaan ini menjadi indikator awal untuk mendeteksi risiko gizi kurang maupun risiko stunting.

Samsuriani menambahkan, kunjungan ini juga memberi kesempatan bagi tenaga kesehatan untuk memberikan edukasi langsung kepada orang tua mengenai pola makan sehat, kebersihan makanan, serta pentingnya memantau tumbuh kembang anak secara rutin di Posyandu.

Upaya jemput bola ini diharapkan mampu mempercepat identifikasi balita yang membutuhkan intervensi, sehingga apabila program PMT 2026 berjalan, proses penyaluran dapat lebih cepat dan tepat sasaran. (*)

To Top

You cannot copy content of this page