
“Jangan lupa untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, tetap memakai masker, dan jaga jarak, agar tidak terjadi penularan COVID-19 meskipun Balikpapan saat ini sudah memasuki PPKM level 1,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Executive General Manager (EGM) PT Pos Indonesia cabang utama Balikpapan Wendy Nugroho menjelaskan bahwa setelah kegiatan tersebut, pencairan BLT akan digelar secara maraton di sejumlah kantor layanan PT Pos Indonesia cabang Balikpapan. Penyaluran akan digelar berturut-turut selama tiga hari yakni hingga Jum’at (15/4/2022).
Sementara itu, sebagai persyaratannya kata dia masih seperti biasa, yakni datang ke lokasi pengambilan dengan membawa surat undangan pemberitahuan yang dibagikan, membawa KTP asli, dan pencairan dilakukan oleh orang bersangkutan. Namun jika yang mencairkan adalah pihak keluarga dalam satu KK (Kepala Keluarga, Red), maka diwajibkan untuk bawa KK asli sebagai bahan verifikasi data bahwa yang bersangkutan betul adalah keluarga PKM,” jelasnya.
Disebutkan, di Balikpapan disalurkan kepada 12.185 KPM. Sedangkan besaran bantuan yang disalurkan dalam kegiatan ini ada dua program yakni program bantuan sembako periode Mei sebesar Rp200 ribu.
Lanjutnya, selain itu juga ada bantuan BLT minyak goreng masing-masing sebesar Rp300 ribu per bulan dengan asumsi kebutuhan Rp100 ribu per bulan. “Jadi kalau ditotal BLT (yang disalurkan) sebesar Rp 500 ribu,” ujarnya.
Adapun untuk penyaluran bantuan periode hari pertama tersebut diberikan kepada 110 KPM dari Kelurahan Prapatan dan Kelurahan Telagasari 167 KPM. Kegiatan yang PT Pos Indonesia cabang utama Balikpapan yang terletak di Jalan Jendral Sudirman, Kelurahan Klandasan Ulu, Kecamatan Balikpapan Balikpapan Kota berlangsung tertib dan lancar, dan tentunya mengutamakan prokes. (*)



