Metro Advertorial

Pjs Wali Kota Dukung Pangan Murah dan UMKM di Balikpapan, Jaga Ketahanan Ekonomi

KOTAKU, BALIKPAPAN-Gerakan Pangan Murah (GPM) resmi dibuka Penjabat Sementara (PJs) Wali Kota Balikpapan Ahmad Muzakkir,Rabu (16/10/2024).

Kegiatan digelar di Lapangan Olahraga RT 39, Kelurahan Margomulyo, Balikpapan Barat hasil inisiasi oleh Dinas Pangan Pertanian dan Perikanan (DP3) Kota Balikpapan.

Dalam kesempatan itu, Ahmad Muzakkir memantau berbagai kebutuhan pokok sehari-hari yang dijajakan dalam pasar murah tersebut.

Seperti beras, minyak goreng telur, maupun hasil panen dari petani lokal seperti sayur dan buah. Seluruhnya dijual dengan harga terjangkau.

“Saya sangat apresiasi untuk kegiatan ini, pemerintah harus menyediakan pangan yang murah untuk menjaga ketahanan pangan, di tengah kondisi ekonomi seperti sekarang pemerintah hadir memberikan pelayanan untuk ketersediaan pangan,” ujar Ahmad Muzakkir saat diwawancarai wartawan usai mengunjungi tenan yang ada di pasar murah.

Dia mengatakan, selain menjaga ketahanan pangan, kegiatan ini juga dalam rangka menekan inflasi, agar tingkat kemampuan daya beli masyarakat bisa meningkat.

Menurutnya, berbagai produk yang dijual merupakan kebutuhan pokok sehari-hari yang tentu saja dibutuhkan oleh masyarakat, namun dalam kegiatan GPM kali ini, produk-produk tersebut memiliki harga yang lebih terjangkau. Itu karena keterlibatan sejumlah distributor bahan pangan yang turut mendukung kegiatan.

“Tadi saya lihat beberapa produk yang dijual itu adalah kebutuhan sehari-hari masyarakat untuk pangannya dan selisih harganya jauh, ada yang sampai Rp4 ribu, ini luar biasa membantu.

Mudah-mudahan ini bisa diagendakan secara rutin, tidak hanya pada hari pangan saja tetapi secara rutin terencana dilaksanakan,” terangnya.

Yang tak kalah mencuri perhatian Ahmad Muzakkir yakin keikutsertaan petani lokal. Tidak terkecuali pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) juga turut terlibat.

“Tadi ada juga beberapa UMKM dari tingkat kelurahan hadir, itu saya mengarahkan produk dari UMKM itu dibantu untuk fasilitasinya, baik kemasannya maupun kemasannya,” tuturnya.

Dengan menggunakan kemasan lebih menarik diharapkan dapat menjangkau pasar yang lebih luas. Ia juga meminta dinas terkait untuk terus mendukung pengembangan produk UMKM, sehingga bisa lebih berperan aktif dalam kegiatan seperti ini. (*)

To Top

You cannot copy content of this page