Metro

PKK Kelurahan Telaga Sari Kedatangan Tim Verifikasi dari Provinsi Kaltim

PKK Kelurahan Telaga Sari saat verifikasi lomba Panji keberhasilan Pembangunan bidang PKK tahun 2021 di Kelurahan Telaga Sari, Selasa (26/10/2021) (foto:kotaku.co.id/niken)

KOTAKU, BALIKPAPAN-Tim Penggerak PKK Provinsi Kaltim melakukan kunjungan ke PKK Kelurahan Telaga Sari, guna melakukan verifikasi lomba Panji-Panji Keberhasilan Pembangunan bidang PKK tahun 2021, Senin (26/10/2021).

Dalam kunjungan tersebut, Ketua TP PKK Kota Balikpapan Hj Nurlena Rahmad Mas’ud menyampaikan terima kasih atas arahan dan masukan.

“Semoga segenap TP PKK Kota Balikpapan pada khususnya lebih termotivasi, semangat, bergotong-royong lagi. Sehingga PKK Kota Balikpapan tidak saja dalam bentuk pembukuan, tapi dalam bentuk perlakuan kepada masyarakat tetap dilaksanakan. Itu yang paling utama,” jelasnya saat ditemui di Kelurahan Telaga Sari.

Sehingga, penilaian yang dilakukan saat ini apabila mendapatkan juara itu merupakan bonus dari kerja keras yang telah dilakukan. “Terima kasih kepada Tim PKK baik dari kota, kecamatan maupun kelurahan. Saya sangat mengapresiasi yang terjun langsung ke masyarakat,” imbuhnya.

Adapun verifikasi yang dilakukan TP PKK Provinsi Kaltim terbagi sesuai dengan bidangnya masing-masing.

Saat ditemui, Wakil Sekretaris TP PKK Provinsi Kaltim Rusmilahwati mengatakan PKK Kelurahan Telaga Sari pada bidang sekretariat terdapat kekurangan tapi tidak fatal. “Namun secara keseluruhan sudah sesuai dengan aturan yang mengacu hasil Rakornas PKK,” terangnya.

Begitu pula dengan Pokja II TP PKK Provinsi Kaltim Sri Heriyani mengatakan untuk Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) dinilai cukup bagus. Apalagi ada satu usaha yang sudah berkembang yakni kerupuk koin yang menjadi pendapatan bagi warga. “Saya memberikan masukan supaya lebih inovatif, terutama membuat keterampilan dan makanan karena persaingan ketat,” ujarnya.

Dalam memasarkan produk, perlu diketahui pangsa pasar, selain itu juga kemudahan memperoleh bahan baku. “Sangat disayangkan apabila membuat keterampilan tidak laku terjual, sehingga harus banyak mencari pengetahuan melalui media agar tidak tertinggal tren,” paparnya.

Pages: 1 2

To Top

You cannot copy content of this page