Parlementaria

Polemik Banjir di Perumahan GPA Balikpapan belum Usai, Japar Sidik Siap Kawal

KOTAKU, BALIKPAPAN-Persoalan genangan air yang merendam belasan rumah warga di RT 52 Griya Permata Asri (GPA), Kelurahan Gunung Bahagia, Kecamatan Balikpapan Selatan, tak kunjung usai.

Sejatinya, titik terang terkait permasalahan itu sudah diperoleh setelah pengembang perumahan GPA dan tetangga kawasan perumahan tersebut yakni pengembang Daun Village sepakat bekerja sama dalam penanganannya.

Kesepakatan itu tertuang dalam berita acara, saat digelar pertemuan yang dihadiri kedua pengembang perumahan beserta warga GPA, di ruang serba guna Kelurahan Gunung Bahagia, 8 Juli 2023.

Anggota Komisi III DPRD Balikpapan Japar Sidik mengatakan, solusi yang sepakati yakni GPA akan membuat bozem untuk mengendalikan air dan nantinya dibuang melalui saluran air di Daun Village.

“Tapi GPA tidak memiliki lahan untuk bozem,” kata Japar saat dijumpai di ruangannya, Rabu (16/8/2023).

Menurutnya, GPA bisa membuat bozem namun harus membongkar beberapa rumah yang saat ini terendam air, mengingat kawasan itu merupakan titik terendah.

“Tapi dari GPA gak mau,” ungkapnya.

Karena belum ada solusi tepat, maka kedua belah pihak kembali bertemu, belum lama ini. Japar Sidik pun turut hadir dalam pertemuan tersebut. Bersama ketua RT dari kawasan hunian yang terdampak banjir.

Dicapai solusi dengan membuat gorong-gorong berbentuk huruf U sepanjang 50 meter dan lebar 2 meter.

“Untuk kedalamannya, menyesuaikan level titik terendah genangan air,” ungkapnya.

Dalam pertemuan tersebut, kata Japar, ketua RT meminta dibuatkan surat perjanjian sebagai jaminan terlaksananya kesepakatan.

Namun hanya ditandatangani perwakilan pengembang hunian Daun Village, yang akan mengerjakan proyek gorong-gorong tersebut.

“Jadi saran dari Daun Village belum disambut oleh GPA,” tegasnya.

Japar tak putus asa. Dia mengaku tetap mengupayakan penyelesaikan permasalahan ini. Dalam waktu dekat, dia berencana akan kembali meninjau rumah warga yang terendam air.

“Ini akan kami kawal terus, karena dengan siapa lagi mereka mengadu.

Ini juga tugas kami sebagai wakil rakyat. Di sana ada tiga kepentingan, masyarakat, GPA, Daun Village, dan itu harus disatukan,” pungkasnya. (*)

To Top

You cannot copy content of this page