Parlementaria

PPKM Level III saat Nataru, Ini Pandangan Mieke Henny

Mieke Henny

KOTAKU, BALIKPAPAN-Pemerintah mengumumkan akan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level III di seluruh Indonesia periode akhir tahun.

Di Balikpapan, ketentuan itu bukan tidak mungkin kembali memberi pengaruh aktivitas ekonomi masyarakat. Padahal saat ini, mobilitas masyarakat berangsur pulih dan berkorelasi positif terhadap peningkatan konsumsi. Hal itu seiring berbagai kelonggaran yang diberikan menyusul diterapkannya PPKM level II di Balikpapan. Apalagi, populasi masyarakat vaksin di Kota Minyak, sebutan Kota Balikpapan, juga melesat cepat.

Terkait itu, anggota DPRD Kota Balikpapan Mieke Henny angkat bicara. “Di satu sisi kami ingin ekonomi tetap tumbuh terutama bagi pedagang kecil, pelaku UMKM, dan lainnya tapi kesehatan juga tetap diutamakan,” ujarnya memberi gambaran saat dihubungi melalui nomor ponselnya, Kamis (18/11/2021).

Ia memandang, meningkatkan level PPKM edisi Natal dan Tahun Baru (Nataru) ditempuh pemerintah untuk mencegah ledakan kasus Covid-19 yang berpotensi terjadi terlebih momentum libur panjang yang banyak dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian.

Sehingga, kehati-hatian dalam menjalankan aktivitas tetap menjadi prioritas.

“Level berapa pun pasti kami akan ikuti karena sudah menjadi ketentuan pemerintah. Tapi saya berharap tidak mempengaruhi perekonomian masyarakat. Nah, di sinilah fungsi pengawasan pemerintah untuk memantau dan mengingatkan penegakan disiplin prokes (protokol kesehatan, Red). Pemerintah tidak boleh bosan mengingatkan masyarakat, sebaliknya yang berjualan juga tetap ikuti aturan,” seru anggota DPRD Balikpapan Fraksi Demokrat ini. (*)

To Top

You cannot copy content of this page