Metro

PPKM Level IV di Balikpapan Awet, Belajar di Sekolah Ditunda

Wali Kota Balikpapan H Rahmad Mas’ud bersama Kepala Disdikbud Muhaimin, Kepala DKK Balikpapan dr Andi Sri Juliarty, Kepala KKP M Zainul Mukhorobin saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di SMP Negeri 12, Senin (6/9/2021).(foto:kotaku.co.id/niken)

KOTAKU, BALIKPAPAN-Dengan diperpanjang penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level IV hingga 20 September 2021, Pemerintah Kota Balikpapan praktis menunda pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di sekolah atau Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

“Kami belum boleh melaksanakan pembelajaran tatap muka, karena PPKM level IV diperpanjang,” jelas Kepala Disdikbud Kota Balikpapan Muhaimin saat peninjauan vaksinasi di SMP Negeri 12, Senin (6/9/2021).

Meski begitu, Muhaimin mengaku akan melakukan simulasi di beberapa sekolah sebagai bagian dari persiapan PTM, apabila PPKM turun menjadi level III.

Lanjut Muhaimin menjelaskan bahwa simulasi ini bertujuan untuk mengingatkan kembali protokol kesehatan (Prokes) di sekolah. Kemudian, untuk mempersiapkan peserta didik, guru dan sekolah. “Karena seperti kata pak wali, intinya Prokes diperketat. Supaya tidak ada terjadi kluster di sekolah atau dunia pendidikan,” imbuhnya.

Muhaimin menuturkan, pola penerapan dalam simulasi tidak berubah seperti sebelumnya yakni pelaksanan dalam satu minggu sekali dan waktu belajar 2 jam untuk murid Sekolah Dasar (SD) dan 2,5 jam untuk siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), termasuk di sekolah terdapat gugus tugas sekolah.

Ditambahkan Muhaimin, mekanisme simulasi terkhusus bagi siswa SMP yang telah melakukan vaksinasi. “Karena SMP belum semua divaksin,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Balikpapan H Rahmad Mas’ud menyampaikan orang tua peserta didik untuk bersabar dengan adanya penundaan pelaksanaan PTM di Balikpapan. Pasalnya, anak-anak belum 100 persen divaksin terutama tingkat SD.

“Anaknya selalu WA, DM dan curhat ke saya. Pak, kapan sekolah dibuka. Jangan sampai kami buka belajar, tiba-tiba ada kluster sekolah,” ujarnya.

Tak lupa Ketua Satgas Balikpapan ini terus mengingatkan agar tetap menjalankan Prokes. “Mudah-mudahan 100 persen pelajar sudah bisa kami vaksin,” pungkasnya.(*)

To Top

You cannot copy content of this page