
“Rencananya bulan puasa ini, kami mulai memperkenalkan (tong-tongklek) dengan membangunkan sahur warga di Balikpapan,” kata Ansori.
Turut memeriahkan festival budaya kali ini, PRB mengerahkan sedikitnya 50 anggota. Tak lupa mereka menampilkan atraksi alat musik kepada pejabat yang hadir di panggung kehormatan.
Ansori mengapresiasi kegiatan pawai budaya yang digelar Pemkot Balikpapan karena bisa menambah wawasan warga mengenai suku dan budaya dari berbagai daerah di Indonesia.
“Apalagi semua suku di Indonesia ada di Balikpapan ini,” tambahnya.
Lebih lanjut, dia menyampaikan warga Rembang yang hendak bergabung dalam PRB bisa mendaftar melalui media sosial dan aplikasi pesan.
“Kebetulan sekretariatnya di tempat saya, di Manggar,” pungkasnya. (*)



