Parlementaria

Prioritaskan Solusi dan Kolaborasi, Komisi III DPRD Balikpapan Gencar Awasi Pembangunan

Syarifuddin Oddang saat mengkuti kunjungan lapangan yang digelar Komisi III DPRD Balikpapan (foto:kotaku.co.id/ist)

KOTAKU, BALIKPAPAN-Tidak hanya bekerja dari balik meja, Komisi III DPRD Balikpapan yang membidangi Pembangunan, Lingkungan Hidup dan Perhubungan ini juga melakukan pengawasan langsung sdengan menggelar kegiatan kunjungan lapangan.

Seperti yang disampaikan anggota Komisi III DPRD Balikpapan Syarifudiin Oddang, Kamis (20/2/2025).

Dalam pekan ini saja, Komisi III DPRD Balikpapan menggelar dua kali kunjungan lapangan. Masing-masing jalan alternatif di kawasan Perumahan Wika yang digelar Senin (17/2/2025). Hari berikutnya, menggelar kunjungan lapangan untuk sejumlah perusahaan skala besar di Kawasan Industri Karingau

“Komisi III sekarang tidak hanya diam di kantor. Kami turun ke lapangan sesuai jadwal, bukan untuk mengintimidasi perusahaan, melainkan untuk membangun komunikasi yang baik agar proyek berjalan optimal,” ungkapnya.

Lebi dari itu, langkah ini bertujuan untuk memastikan proyek-proyek infrastruktur di Balikpapan berjalan maksimal tanpa kendala berarti. Sekaligus membangun komunikasi konstruktif.

Lanjut dia menerangkan, dalam pengawasannya, Komisi III DPRD Balikpapan juga menyoroti beberapa permasalahan klasik yang masih sering muncul di Balikpapan, seperti banjir dan kerusakan infrastruktur.

Odang mencontohkan kawasan Grand City yang telah mendapat perhatian sejak beberapa tahun lalu, namun hingga kini belum menunjukkan perbaikan signifikan.

“Selama ini masyarakat selalu mempertanyakan soal banjir dan infrastruktur rusak. Penyebabnya harus dicari secara jelas. Di Grand City misalnya, kami sudah mengawasi sejak beberapa tahun lalu, tapi belum ada perubahan yang berarti,” tambahnya.

Namun dia menegaskan, keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang menjadi kendala dalam pemeliharaan infrastruktur.

Untuk itu, Komisi III mendorong sinergi dengan perusahaan-perusahaan agar turut berpartisipasi dalam perbaikan fasilitas umum.

“Kami mencoba mengajak perusahaan berkontribusi melalui komunikasi yang baik. Harapannya, pengawasan ini bisa lebih efektif sehingga perawatan infrastruktur berjalan optimal dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” jelasnya.

Komisi III optimistis, melalui pendekatan komunikasi yang intensif dan kolaborasi dengan berbagai pihak, permasalahan infrastruktur di Balikpapan dapat ditangani dengan lebih cepat dan tepat sasaran. (*)

To Top

You cannot copy content of this page