
Sementara itu, Jufri Sakka mengatakan bahwa kerja sama ini merupakan inisiasi yang luar biasa. “Kami lihat Kaltim punya potensi dari sisi perkebunan, dan kami menyambut itu. Kami saling support dengan Dinas Perkebunan,” kata Jufri.
Lanjut dia menerangkan, pihaknya memiliki dua kerja sama. Yakni bahan olahan untuk hotel dan untuk dipasarkan yang kemudian juga dijual sebagai oleh-oleh yang tersedia di lobi hotel.
“Teknis pemasarannya diserahkan ke hotel, dan ini juga untuk memperkenalkan kepada para tamu-tamu yang berkunjung ke Kaltim,” jelasnya.
Targetnya akan ada beberapa hotel group Sheraton juga yang akan menyediakan produk hasil tani Kaltim. “InsyaAllah akan berlanjut MoU nantinya,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur H Hadi Mulyadi mengapresiasi kedua belah pihak yang telah mengambil peranan memasarkan produk-produk dari olahan para petani yang ada di Kaltim.
“Ini bagian dari kreativitas untuk melawan situasi prekonomian yang menurun akibat pamdemi. Tapi ini tidak boleh berhenti baik ada pandemi maupun tidak ada pandemi,” ungkapnya.
Ia pun meminta agar seluruh hotel di Kaltim menyediakan produk-produk dari olahan petani Kaltim. (*)



