Metro

Profil SDN 020 Balikpapan Tengah Peraih Adiwiyata Nasional 2023

KOTAKU, BALIKPAPAN-Kegagalan bisa jadi kesuksesan yang tertunda. Kalimat bijak penuh semangat yang jamak di telinga mungkin tepat dialamatkan kepada warga SDN 020 Balikpapan Tengah.

Betapa tidak, harapan menjadi Sekolah Adiwiyata Nasional tahun 2019 pupus kala itu. Tekad serupa diulanginya pada tahun berikutnya, tapi tanpa diduga, badai Covid-19 datang menghalangi. Harapan dengan terpaksa ditanggalkan.

Pun begitu saat memasuki tahun 2022, SDN 020 Balikpapan dihadapkan dengan kepentingan lain yakni akreditasi sehingga harus menempatkan dan mengutamakannya di atas segalanya. Termasuk keinginan menjadi Adiwiyata Nasional.

Tapi semangat pantang padam, dengan persiapan singkat, gelar Sekolah Adiwiyata Nasional tahun 2023 kini disandang.

Disebut singkat karena rutinitas peduli lingkungan warga SDN 020 sudah membudaya sejak menyandang gelar sebagai Sekolah Adiwiyata tingkat kota.

Bahkan kabarnya sudah sampai tahap pengelolaan sampah yang cukup baik.

“Jadi kami mengumpulkan sampah dan kemudian melakukan pemilahan. Sampah organik dan anorganik,” kata guru sekaligus koordinator Adiwiyata SDN 020 Balikpapan Tengah Rahadiani Dwi Oktifani dijumpai di sela aktivitasnya mengajar, Kamis (26/10/2023).

Budaya lainnya lanjut dia, menggalakkan literasi lingkungan setiap Jumat pagi dan mengunjungi berbagai tempat keindahan alam seperti Kebun Kangkung Kang Bejo di Sumber Rejo.

Sekolah Adiwiyata merupakan sekolah yang menerapkan hidup peduli lingkungan. Tujuannya untuk menyadarkan warga sekolah akan pentingnya lingkungan sehingga ikut bertanggung jawab melakukan penyelamatan dan melestarikan.

Ya, tahun 2023 ada 11 sekolah penerima penghargaan Adiwiyata Nasional 2023. Selain itu, ada juga penghargaan Adiwiyata Mandiri 2023 yang dianugerahkan kepada 15 sekolah.

Kesebelas sekolah penerima Adiwiyata Nasional 2023 yakni SDIT Istiqamah Balikpapan, SDN 005 Balikpapan Utara, SDN 011 Balikpapan Selatan, SDN 017 Balikpapan Barat, SDN 013 Balikpapan Timur, SDN 013 Balikpapan Barat, SDN 015 Balikpapan Barat, SDN 018 Balikpapan Barat, SDN 018 Balikpapan Utara, SDN 020 Balikpapan Tengah dan SMAN 2 Balikpapan.

Sedangkan 15 sekolah penerima Adiwi­yata Mandiri antara lain SDK Santa Theresia Balikpapan, SDN 002 Balikpapan Tengah, SDN 003 Balikpapan Utara, SDN 004 Balikpapan Selatan, SDN 006 Balikpapan Timur, SDN 007 Balikpapan Utara, SDN 009 Balikpapan Utara, SDN 010 BAlikpapan Selatan, SDN 012 Balikpapan Kota, SDN 015 Balikpapan Kota, SDN 020 Balikpapan Barat, SDN 027 Balikpapan Tengah, SMPK Santo Mikail Balikpapan, SMPN 5 dan SMPN 10 Balik­papan.

Dan kini setelah perjuangan panjangnya membuahkan hasil, tantangan lebih tinggi lagi menanti.

Terkait itu, Fani sapaan akrab Rahadiani Dwi Oktifani mengamininya. “Setelah ini harus mempersiapkan diri menuju Adiwiyata Mandiri.

Alhamdulillah sejak tingkat kota hingga sekarang dukungan cukup besar kami dapatkan mulai warga sekolah, komite dan para orang tua bahkan warga sekitar, karena rata-rata alumni SDN 020 Balikpapan Tengah,” ucapnya.

Ia pun optimis, semangat peduli lingkungan yang sudah tertanam menjadi karakter akan membawa SDN 020 Balikpapan Tengah mengukir prestasi tingkat berikutnya dengan mulus.

Terpisah, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan Ganung Pratikno mengucapkan selamat kepada sekolah peraih Adiwiyata Nasional dan Adiwiyata Mandiri tahun 2023.

“Semoga terus menjadi sekolah yang berkomitmen mewujudkan GPBLHS (Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah, Red),” pungkasnya. (*)

To Top

You cannot copy content of this page