Metro Advertorial

Puskesmas Baru Ulu Balikpapan Barat Pantau Garam Beryodium Tiap Rumah, Halau Stunting

KOTAKU, BALIKPAPAN-Upaya pencegahan stunting terus digencarkan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Baru Ulu, Kecamatan Balikpapan Barat dengan melakukan pemantauan langsung konsumsi garam beryodium di tingkat rumah tangga.

Kegiatan ini dilaksanakan setiap Februari dan Agustus, berbarengan dengan program pemberian Vitamin A, sehingga pemantauan bisa lebih efektif dan menyeluruh.

Ahli Gizi Puskesmas Baru Ulu Samsuriani, menjelaskan bahwa setiap Rukun Tetangga (RT) menjadi sasaran monitoring dengan target 10 rumah per RT.

Tim gizi turun membawa alat tes yodium untuk memastikan garam yang digunakan warga benar-benar mengandung yodium sesuai standar kesehatan.

“Konsumsi garam beryodium itu penting sekali karena berhubungan langsung dengan tumbuh kembang anak.

Kekurangan yodium bisa berdampak gangguan perkembangan dan meningkatkan risiko stunting,” jelasnya.

Menurutnya, edukasi kepada warga dilakukan bersamaan saat pemeriksaan.

Tim mengingatkan agar masyarakat selalu menggunakan garam beryodium dan menyimpannya dengan benar, karena yodium mudah hilang jika garam terpapar panas atau udara terlalu lama.

Pemantauan rutin ini, diharapkan dapat memperkuat data, meningkatkan kesadaran masyarakat, serta mampu mencegah stunting di wilayah kerjanya. (*)

To Top

You cannot copy content of this page