
KOTAKU, BALIKPAPAN-Meriahkan puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 yang digelar Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan di Grand City, Minggu (23/11/2025), Unit Pelaksana Tugas Daerah (UPTD) Puskesmas Baru Ulu kenalkan Goyang Pica Pica.
Yakni inovasi unik dan edukatif yang mengajak anak rutin sikat gigi untuk cegah karies alias gigi berlubang.
Adapun Goyang Pica Pica akronim dari Gerakan Orangtua dan Anak Menyikat Gigi – Pemantauan Inovatif Cegah Karies Anak.
Terobosan ini diperkenalkan langsung oleh dokter Puskesmas Baru Ulu yakni drg Novi Olmari Siregar.
“Jadi ada tantangan sikat tujuh hari untuk cegah karies anak,” kata drg Novi dijumpai di stan pameran Puskesmas Baru Ulu.
drg Novi menerangkan, tingginya jumlah kasus anak yang menderita penyakit gigi di wilayah kerja Puskesmas Baru Ulu membidani lahirnya inovasi tersebut.
“Yang pertama kami lakukan penyuluhan kesehatan gigi untuk orang tua dan anak di Posyandu.
Dilanjutkan dengan belajar sikat gigi bersama dan pemeriksaan. Orang tua kemudian diberikan edukasi yang disesuaikan dengan kebutuhan anak,” jelasnya.
Dari situ lah tantangan dimulai. Yakni sikat gigi rutin setiap hari namun dalam pantauan selama tujuh hari.
“Yang setuju mengikuti tantangan maka akan diberi kartu dan stiker menyikat gigi.
Anak yang sudah menyelesaikan tantangan sikat gigi, boleh menempelkan stiker di kartu sikat gigi.
Bagi si anak, konsep ini seakan-akan permainan. Jadi anak-anak antusias, senang dan pilih sendiri stikernya,” ulasnya ceria.
Sedangkan orangtua mengirim foto kegiatan melalui grup pesan sebagai pemantauan tambahan.
drg Novi berharap, inovasi ini dapat membangun kebiasaan baik anak dalam menyikat gigi dan meningkatkan kesadaran orang tua dan anak terhadap kesehatan gigi,
Dalam jangka panjang, inovasi ini dapat meningkatkan kesehatan gigi dan mulut anak seluruh wilayah kerja Puskesmas Baru Ulu. (*)



