Metro Advertorial

Puskesmas Baru Ulu Libatkan Kader Data Sasaran Imunisasi

KOTAKU, BALIKPAPAN-Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Baru Ulu, Kecamatan Balikpapan Barat, menggandeng para kader posyandu untuk melakukan pendataan ulang sasaran imunisasi, khususnya bayi dan balita yang lahir dalam 2 tahun terakhir.

Pendataan ini penting agar tidak ada anak yang terlewat dan memastikan kelanjutan jadwal imunisasi dasar maupun lanjutan.

Hal itu disampaikan Penanggung Jawab Program Imunisasi Rizky Pramudiati dijumpai di sela aktivitasnya.

Dia menjelaskan, kader juga mendapat tugas memperkuat edukasi kepada keluarga, mengklarifikasi hoaks, serta memastikan masyarakat memahami manfaat imunisasi.

“Kalau data kuat, edukasi tepat, dan warga punya akses yang mudah, imunisasi pasti meningkat,” ujarnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, bahwa imunisasi adalah investasi untuk masa depan anak dan masyarakat. Dengan kolaborasi tenaga kesehatan, kader, dan warga, diharapkan tidak ada lagi anak yang kehilangan haknya untuk mendapatkan perlindungan dari penyakit berbahaya.

Rizky menceritakan, ada sejumlah orang tua yang masih menganggap imunisasi tidak penting selama anak terlihat sehat.

Padahal, menurut dia, tanpa vaksin, risiko tertular penyakit berbahaya justru tetap tinggi.

Situasi ini makin rumit karena maraknya hoaks kesehatan, pengaruh sosial budaya seperti tradisi kakek-nenek, hingga isu halal vaksin yang masih sering dipertanyakan.

Selain itu, di wilayah Baru Ulu banyak terdapat pendatang, sehingga pendataan anak yang perlu diimunisasi kerap tidak lengkap. Ada pula kendala akses layanan, terutama bagi orang tua yang memiliki jam kerja padat. (*)

To Top

You cannot copy content of this page