
KOTAKU, BALIKPAPAN-Selain virus dan bakteri, paparan asap dari rokok maupun pembakaran sampah menjadi faktor utama tingginya kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang menyerang balita di wilayah kerja Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Baru Ulu, Kecamatan Balikpapan Barat.
Hal itu diungkapkan Perawat sekaligus Surveilans Puskesmas Baru Ulu Bidan Sitti Afdaliah saat dijumpai di sela aktivitasnya, Kamis (27/11/2025).
“Anak yang sering terpapar asap lebih rentan mengalami gangguan pernapasan. Faktor lingkungan sangat berpengaruh,” kata Sitti Afdaliah.
Dia menjelaskan, balita yang tinggal dengan perokok aktif atau di lingkungan penuh asap memiliki risiko tinggi terkena ISPA. Oleh karena itu, orang tua menjadi garda terdepan dalam pencegahan.
“Edukasi sederhana seperti menghindari asap rokok dan pembakaran sampah bisa menekan risiko ISPA,” jelas Afdal sapaan akrab Sitti Afdaliah..
Lewat program Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) Puskesmas Baru Ulu, menekankan bahwa peran orang tua sama pentingnya dengan pelayanan kesehatan, karena intervensi di puskesmas hanya sebagian dari pencegahan penyakit. (*)



