
Kepala UPT Puskesmas Muara Rapak Drs Fahmi Rosadi SKep menjelaskan, sebanyak 80 alat Rapid Test disiapkan dan peserta sebagian besar pedagang dari pasar tradisional Rapak dan pedagang di Rapak Plaza. “Pendataan sehari sebelumnya oleh Puskesmas dan Koramil. Puskesmas Muara Rapak sebagai tempat pelaksanaan Rapid Test sedangkan Kesdam sebagai koordinator pelaksanaan,” jelasnya.
Dia menyebut, saat pendataan, ada sejumlah pedagang yang melakukan penolakan. Alasannya, tidak bisa meninggalkan aktivitas berjualan. “Di pasar, pembeli keluar masuk sehingga risiko terhadap penularan Covid 19,” ujarnya.
Salah-seorang peserta Rapid Test, Ahmad Mustakin yang bekerja sebagai petugas parkir di Muara Rapak mengaku antusias dengan adanya kegiatan tersebut. “Bisa mengetahui hasilnya dan tidak was-was dengan virus Corona,” pungkasnya. (*)




