
KOTAKU, BALIKPAPAN-Pelaksanaan razia gabungan terkait penjaringan dan pemeriksaan pajak kendaraan bermotor nonaktif di Kota Balikpapan berlangsung lancar dan kondusif.
Badan Pengelolaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BPPDRD) Kota Balikpapan mencatat tingkat kepatuhan dan sikap kooperatif masyarakat terbilang tinggi selama kegiatan berlangsung.
Razia ini merupakan inisiatif Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kalimantan Timur melalui UPTD Samsat Batakan, bekerja sama dengan BPPDRD Balikpapan dan instansi terkait.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan wajib pajak dalam membayar pajak kendaraan bermotor serta menekan angka tunggakan.
Kepala Sub Bidang Penagihan BPPDRD Balikpapan Rusdian Adi Eka, mengatakan bahwa respon masyarakat positif selama kegiatan di lapangan.
“Selama razia, para pengendara relatif komunikatif dan kooperatif.
Tidak ada penolakan ataupun tindakan yang menghambat proses pemeriksaan. Semuanya berjalan aman, bahkan tidak ada satu pun yang mencoba melarikan diri,” ujarnya saat ditemui di kantor BPPDRD Balikpapan, Jalan Jenderal Sudirman Klandasan, Senin (8/12/2025).
Dia menjelaskan, dalam kegiatan tersebut BPPDRD Balikpapan menjalankan tugas sesuai kewenangan, yakni memastikan status pembayaran pajak kendaraan, baik pajak tahunan maupun perpanjangan lima tahunan.
“Kami fokus kelengkapan pajaknya. Untuk hal lain di luar pajak, itu menjadi kewenangan instansi terkait. Kami hanya memastikan pajaknya aktif atau tidak,” jelasnya.
Bagi kendaraan yang terdeteksi memiliki tunggakan, petugas langsung mengarahkan wajib pajak ke mobil layanan pembayaran yang telah disiapkan di lokasi razia.
Skema ini dinilai efektif karena memudahkan masyarakat menyelesaikan kewajibannya secara langsung.
Rusdian berharap kegiatan ini dapat terus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak tepat waktu, mengingat pajak kendaraan bermotor merupakan salah satu sumber penting pendapatan daerah dalam mendukung pembangunan Kota Balikpapan.
“Jika ditemukan pajak yang belum dibayar, kami arahkan ke mobil pembayaran yang tersedia di lokasi. Ranah kami sebatas memastikan kepatuhan pajak,” pungkasnya. (*)



