Parlementaria

Reses Syarifuddin Oddang di Balikpapan Utara! Bahas Banjir, Siap Wujudkan Graha Indah Jadi Kawasan Wisata

KOTAKU, BALIKPAPAN-Aspirasi warga Graha Indah kembali disuarakan saat anggota DPRD Balikpapan Syarifuddin Oddang menggelar reses di aula Kelurahan Graha Indah, Senin (20/10/2025) malam.

Dua isu besar jadi fokus pembahasan. Yakni penanganan banjir yang belum tuntas dan rencana pengembangan kawasan wisata yang diharapkan bisa mengangkat potensi wilayah Balikpapan Utara.

Oddang menjelaskan, wacana menjadikan Graha Indah sebagai kawasan wisata mulai menggeliat oleh sejumlah lingkungan RT.

Namun, menurutnya, hal itu hanya bisa terwujud jika ada koordinasi solid antarinstansi, mulai dari Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang (DPPR) hingga Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim).

“Selama ini pembangunan terkesan jalan sendiri-sendiri. Perlu duduk bareng, bikin konsep yang nyambung antar pihak,” tegas Oddang.

Dalam sesi dialog, warga juga menyuarakan banjir yang masih menghantui. Oddang mengungkap bahwa dari total 28 hektare lahan yang direncanakan, sekitar 17 hektare sudah terbuka, namun masih ada persoalan terkait legalitas lahan dan sempadan sungai.

Dia mengingatkan, pembangunan tanpa memperhatikan sempadan sungai bisa memperburuk banjir.

“Kalau bangunan sudah mepet sungai, itu bukan solusi, malah jadi sumber masalah,” ujarnya tegas.

Sebagai langkah konkret, Oddang mengusulkan pembuatan parit baru di wilayah perbatasan lahan PT 52 Prosperindo dan Graha Indah, serta penanaman mangrove di tepi parit untuk mencegah abrasi.

Legislator dari Partai Hanura ini juga mendorong ppenggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) secara tepat sasaran untuk infrastruktur prioritas dan membuka peluang Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai dukungan tambahan.

Reses ini sekaligus jadi ruang terbuka bagi warga menyampaikan aspirasi langsung kepada wakil rakyat.

Oddang berharap hasil diskusi ini melahirkan langkah nyata dan terukur.

Baik dalam penataan kawasan wisata maupun penyelesaian banjir yang sudah jadi masalah klasik di Graha Indah. (*)

To Top

You cannot copy content of this page