
KOTAKU, BALIKPAPAN-Unit Pelaksana Teknis Daerah Pusat Kesehatan Masyarakat (UPTD Puskesmas) Muara Rapak menyediakan larvasida gratis bagi warga.
Tenaga Sanitasi Lingkungan Puskesmas Muara Rapak Novia Eka Pertiwi, mengimbau seluruh warga untuk memanfaatkan layanan tersebut.
Puskesmas melalui kader akan membagikan larvasida tiap lingkungan RT di Kelurahan Muara Rapak.
Larvasida adalah bubuk untuk memutus siklus pertumbuhan jentik nyamuk.
Novia menjelaskan, bubuk ini harus ditaburkan di tempat atau wadah penampung air hujan.
Gerakan larvasisasi, kata dia, untuk merespons kondisi curah hujan yang akhir-akhir ini meningkat.
Curah hujan yang tinggi biasanya memicu genangan yang mendorong pertumbuhan sarang nyamuk di lingkungan warga.
“Bulan ini curah hujan cukup tinggi. Potensi munculnya sarang nyamuk meningkat,” pesannya saat ditemui, Kamis (20/11/2025).
Puskesmas menekankan perlunya langkah pengendalian titik-titik genangan air. Novia menambahkan, bahwa genangan kecil sekalipun dapat menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk Aedes Aegypti yang mampu menyebarkan Demam Berdarah Dengue (DBD).
Karena itu, warga patut memperhatikan kondisi lingkungan rumahnya dengan memeriksa wadah penampung air secara berkala.
Pemeriksaan rutin berguna untuk memastikan tidak ada jentik di wadah penampungan.
Novia berharap cara sederhana ini mampu menekan risiko munculnya DBD secara efektif.
“Kami menggiatkan larvasisasi sebagai upaya mencegah demam berdarah,” jelasnya.
Selain larvasisasi, Puskesmas mendorong warga untuk menggencarkan kegiatan bersih-bersih lingkungan. Novia menegaskan bahwa kebersihan lingkungan dapat mengurangi potensi munculnya sarang nyamuk. Langkah ini juga sejalan dengan program pemberantasan sarang nyamuk (PSN).
Untuk mendorong inisiatif warga, Puskesmas menyarankan tiap lingkungan RT melakukan kerja bakti massal (KBM).
Upaya gotong royong masyarakat dapat mempercepat pembersihan lingkungan dari sarang nyamuk.
Di lain sisi, Puskesmas memperkuat koordinasi dengan pengurus RT di wilayah Muara Rapak. RT berperan mengingatkan warga mengenai pentingnya kebersihan lingkungan dan menggerakan kegiatan kerja bakti.
Novia mengajak warga tetap waspada dan melakukan seluruh langkah pencegahan yang disampaikan puskesmas.
“Kewaspadaan bersama menjadi faktor penting dalam menekan kasus DBD di Muara Rapak,” tutupnya. (*)



