
Kawasan industri petrokimia di Bontang bisa menjadi success story karena sudah berdaya saing dan dapat terus dikembangkan untuk menampung industri petrokimia terkait yang dibutuhkan domestik dalam rangka substitusi impor.
Dia menambahkan Kaltim perlu mengambil momentum pengembangan industri pengolahan mengingat potensinya yang terbuka lebar.
Direktur Utama Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi menambahkan, ada banyak manfaat yang bisa diperoleh dari hilirisasi industri. Rahmad mencontohkan, apabila gas alam dijual langsung dalam bentuk LNG sebanyak 100 MMSCFD atau 33 ribu MMSCFY maka pendapatan yang diperoleh senilai 164 juta dolar Amerika Serikat (AS).
“Sementara kalau dijual dalam bentuk ammoniak, pendapatannya bisa mencapai 346 juta dolar AS atau dua kali lipat lebih,” urainya.
Pupuk Kaltim mengklaim telah menjalankan pengolahan produk di dalam kawasan industrinya. Selain menjalankan hilirisasi industri Pupuk Kaltim juga tetap mendukung program ketahanan pangan sebagai tugas utama dari negara di mana Pupuk Kaltim mendistribusikan pupuk kepada para petani di seluruh wilayah kerjanya. (*)



