Ekbis

Satu Polis Avrist Prime Hospital Surgical, Proteksi Kesehatan Seluruh Keluarga

Jatuh sakit, jangan sampai jatuh bangkrut!

Biaya kesehatan di Indonesia rata-rata naik 12 hingga 13 persen setiap tahunnya. Laju ini mengalahkan Singapura (9,9 persen), Hong Kong (7,5 persen), dan Korea Selatan (7 persen). Dalam kehidupan nyata, biaya tak terduga paling besar itu adalah pengeluaran berobat dan perawatan kesehatan. Hal tersebut dapat menggerus habis aset dan harta yang telah dikumpulkan oleh pasien.

Dalam paparannya, Medical Practitioner PT Avrist Assurance dr Herman Irawan menyoroti penyakit kritis kanker genetik yang menghantui keluarga Indonesia. “Jika dalam keluarga memiliki gen kanker, maka terdapat pertumbuhan probabilitas sebesar 5-10 persen dalam setiap keturunan atau generasi lanjutan. Dengan begitu majunya teknologi di bidang kesehatan, pasien kanker memiliki kesempatan hidup yang terus meningkat, jika dideteksi sejak dini. Tetapi biaya perawatan mulai dari deteksi hingga penyembuhan tidaklah murah,” rincinya.

Disebutkan, tiga jenis perawatan dan pengobatan paling umum dalam merawat pasien kanker seperti kemoterapi, radiologi dan operasi.

“Biaya perawatan itu bukanlah tipe perawatan satu tagihan. Ambil contoh kemoterapi; sebelum menjalani kemoterapi, pasien harus menjalani operasi pemasangan alat sebelum kemoterapi intravena, pemeriksaan persiapan tubuh, pemeriksaan kesehatan gigi, perencanaan efek samping, penjadwalan perawatan, dan sebagainya. Setelah semua sudah laik, maka pasien dapat menjalani kemoterapi,” ucap dr Herman.

Pages: 1 2 3 4

To Top

You cannot copy content of this page