Peristiwa

Sepekan Ramadan Ada Lima Kasus Lakalantas di Balikpapan, Mayoritas Sore Hari

Kecelakaan lalu lintas beberapa waktu lalu (foto: kotaku.co.id/ist)

KOTAKU, BALIKPAPAN-Sepekan Ramadan, kasus kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di Kota Balikpapan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

“Lima kasus dalam pekan pertama Ramadan,” tutur Kasatlantas Polresta Balikpapan Kompol Irawan Setyo kepada awak media, Jumat (23/4/2021).

Dari jumlah itu, dua di antaranya meninggal dunia dengan total kerugian Rp5,5 juta. Disebutkan, kecelakaan terjadi pada waktu sore, diduga para pengendara cenderung tidak tertib atau mengejar waktu berbuka puasa.

Irawan mengimbau agar kasus lakalantas menjadi atensi untuk mendapatkan pengawasan dari semua aspek.

“Perlunya ada pengawasan dari semua aspek untuk menekan kecelakaan di wilayah Kota Balikpapan. Jika dibanding tahun lalu terjadi kenaikan, kendaraan roda dua yang didesain dengan keselamatan sangat minim. Ketika terjadi benturan langsung terkena berbeda dengan mobil,” ucapnya.

Disebutkan, berbagai faktor menjadi penyebab lakalantas tersebut. Pertama, kelalaian pengendara, kemudian faktor lain yang menyebabkan lakalantas adalah balap liar. Maraknya aksi balap liar di jalan raya berpotensi terjadi lakalantas. Pagi hari banyak mobilitas anak di bawah umur yang mengendarai sepeda motor, meskipun ini belum ada data kecelakaan namun berpotensi mengakibatkan kecelakaan.

“Kami sudah melakukan langkah preventif untuk para orangtua mengawasi anaknya pada jam rawan. Kami akan tindak ketika memang terjadi pelanggaran,” pungkasnya.(*)

To Top

You cannot copy content of this page