Metro

Simak Penjelasan BMKG Balikpapan Terkait Fenomena Aphelion dan Perihelion

KOTAKU, BALIKPAPAN-Tersiar kabar terkait fenomena alam Aphelion dan Perihelion di berbagai group WhatsApp. Informasi yang beredar tertulis bahwa mulai besok, Kamis (6/1/2021) pukul 05.27 akan terjadi fenomena Aphelion yakni letak bumi akan sangat jauh dari matahari yang akan berdampak terhadap perubahan suhu yang menjadi lebih dingin dari sebelumnya.

Bahkan dalam informasi yang beredar tersebut juga tertulis, kondisi itu akan berdampak terhadap kesehatan. Sebab saat fenomena itu terjadi maka tubuh akan terasa seperti meriang, flu, batuk hingga sesak nafas.

Terkait itu, Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan atau BMKG, Erika Mardiyanti menjelaskan bahwa fenomena Aphelion dan Perihelion memang terjadi setiap tahunnya.

“Fenomena Aphelion dan Perihelion merupakan fenomena yang terjadi akibat adanya perputaran bumi mengelilingi matahari. Aphelion merupakan fenomena di mana posisi bumi berada di titik terjauh dengan matahari, sedangkan Perihelion adalah kebalikannya, yakni ketika bumi berada di titik terdekat dengan matahari. Fenomena Aphelion dan Perihelion terjadi setiap tahunnya, di mana fenomena Perihelion terjadi setiap Januari dan fenomena Aphelion terjadi setiap Juli,” jelasnya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Rabu (5/1/2022).

Lanjutnya ia menjelaskan,dikutip dari halaman Almanac.com, Senin (3/1/2022), tahun ini, bumi akan berada dalam Fase Perihelion saat 4 Januari pukul 14.52 Wita. Sedangkan Fase Aphelion terjadi saat 4 Juli pukul 03.10-16.10 Wita.

Sementara itu, terkait dampak yang seperti tersiar di berbagai group pesan, Erika membantahnya.

“Tidak ada dampak yang signifikan saat berlangsungnya fenomena Aphelion dan Perihelion. Jadi bukan jarak dari matahari yang menyebabkan musim di bumi melainkan musim terjadi karena poros bumi miring, hal itu disebabkan oleh bumi mengorbit matahari dengan kemiringan sehingga planet mendapat lebih banyak atau lebih sedikit sinar matahari langsung pada waktu yang berbeda dalam setahun,” tutupnya. (*)

To Top

You cannot copy content of this page