Metro Advertorial

Sinergi Tim Surveilans dan Program Kesehatan, Strategi Puskesmas Baru Ulu Tangkal Wabah

Tim Kesehatan Puskesmas Baru Ulu saat kunjungan ke lingkungan warga (foto:kotaku.co.id/ist)

KOTAKU, BALIKPAPAN-Di balik kesuksesan menurunkan angka kasus, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Baru Ulu, Kecamatan Balikpapan Barat, menekankan pentingnya kolaborasi lintas program.

Surveilans tidak berjalan sendiri,

Perawat dan Surveilans UPTD Puskesmas Baru Ulu Bidan Sitti Afdaliah mengaku tidak bisa jalan sendiri tetapi terintegrasi dengan program kesehatan lainnya. Seperti imunisasi, DBD, dan lainnya.

Dia menuturkan bahwa setiap kasus menular ditangani dengan pendekatan terpadu.

“Kami menerima informasi dari RT atau warga, lalu menyesuaikan respons dengan program terkait. Misalnya campak, kami bekerja sama dengan tim imunisasi. Untuk DBD, kami koordinasi dengan program vektor dan larvasida,” jelasnya, Sabtu (29/11/2025).

Lebih lanjut dia menyampaikan, kerja sama ini juga melibatkan Bhabinkamtibmas, kader, dan masyarakat. Tim Surveilans mendeteksi kasus, sedangkan program terkait memberikan intervensi sesuai bidangnya. Hal ini memastikan tindakan tepat sasaran dan cepat.

Kolaborasi lintas program tidak hanya sebatas penanganan medis, tetapi juga edukasi masyarakat.

Tim memberikan data tren penyakit kepada kader, sehingga warga bisa memahami risiko dan langkah pencegahan.

Salah satu contoh nyata adalah imunisasi Door to Door saat kasus campak meningkat.

Tim Surveilans mendata rumah-rumah sekitar pasien, lalu tim imunisasi langsung melakukan vaksinasi, dibantu oleh kader dan Bhabinkamtibmas.

Strategi ini menurunkan angka kasus dalam waktu kurang dari satu bulan.

Afdal sapaan akrabnya menyampaikan, koordinasi menjadi kunci keberhasilan. “Kami tidak bisa bekerja sendiri.

Kolaborasi lintas program memungkinkan respons cepat dan efektif,” tutupnya. (*)

To Top

You cannot copy content of this page