Parlementaria

Soal Penutupan Jalan Alternatif di Perumahan Wika, DPRD Balikpapan Beri Atensi Siapkan Mediasi

H Yusri

KOTAKU, BALIKPAPAN-Dalam upaya mencari solusi, DPRD Balikpapan akan menengahi persoalan penutupan jalan alternatif di Perumahan Wika yang memicu ketegangan antara sejumlah pihak dalam kunjungan lapangan yang digelar Komisi III DPRD Balikpapan, Senin (17/2/2025).

Seperti yang disampaikan Ketua Komisi III DPRD Balikpapan H Yusri dijumpai di gedung DPRD Balikpapan, Selasa (18/2/2025).

Bagi DPRD Balikpapan, persoalan tersebut penting untuk diurai menyusul banyaknya laporan masyarakat yang khawatir dampak kemacetan yang timbul akibat penutupan akses jalan tersebut.

Dalam mediasi nantinya, sejumlah pihak terkait bakal dihadirkan guna menemukan solusi terbaik. Di antaranya tokoh masyarakat, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) meliputi Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim), Dinas Perhubungan (Dishub), lurah dan camat. Termasuk kehadiran pengembang Perumahan WIka.

Menurut Yusri, pembukaan kembali akses jalan alternatif di Perumahan Wika merupakan hal penting, mengingat lokasi jalan tersebut menghubungkan beberapa titik strategis di Balikpapan.

Termasuk Kampung Timur dan Terminal Batu Ampar. Dengan melebarakan akses jalan, diharapkan kemacetan yang sering terjadi di kawasan tersebut dapat berkurang.

“Pembukaan jalan ini sangat dibutuhkan untuk mengatasi kemacetan. Kami akan mengundang semua pihak terkait untuk berdiskusi dan mencari solusi terbaik bagi masalah ini,” ujar Yusri.

Lanjut dia menjelaskan, bahwa penting bagi semua pihak untuk memiliki pemahaman yang sama bahwa keputusan ini diambil demi kepentingan bersama, terlebih lagi bagi masyarakat yang sering melintas di jalan tersebut.

Lebih dari itu, Yusri berharap agar melalui mediasi yang dilakukan oleh DPRD Balikpapan, masyarakat dan pengembang dapat menemukan kesepakatan yang saling menguntungkan.

“Kami berharap tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Komunikasi yang baik antara pemerintah, masyarakat, dan pengembang sangat diperlukan untuk mencapai kesepakatan,” pungkas Yusri. (*)

To Top

You cannot copy content of this page