Metro Advertorial

Strategi DP3 Balikpapan Pastikan Pangan Segar Aman Dikonsumsi

Wahidin Alaudin

KOTAKU, BALIKPAPAN-Dinas Pangan Pertanian dan Perikanan (DP3) Kota Balikpapan memastikan Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) yang beredar memenuhi standar yang telah ditetapkan. Dengan kata lain, aman dikonsumsi tanpa perlu was-was.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan DP3 Balikpapan Wahidin Alaudin mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan serius dalam hal keamanan pangan.

“Kami memastikan semua makanan untuk masyarakat Kota Balikpapan itu aman,” ujar Wahidin didampingi Tim Keamanan Pangan Pristianti saat ditemui di kantornya, DP3 Balikpapan Jalan Marsma Iswahyudi Gunung Bakaran, Rabu (28/8/2024).

Dia menjelaskan, guna memastikan keamanan PSAT, DP3 melalui Bidang Ketahanan Pangan melakukan pengawasan ke pasar tradisional seperti Pasar Pandan Sari maupun pasar modern.

Hal tersebut dilakukan guna memantau produk PSAT yang dijual sudah memiliki izin edar yang berlaku, baik PSAT Produksi Luar Negeri (PL), PSAT Produksi Dalam Negeri (PD) maupun PSAT Produksi Dalam Negeri Usaha Kecil (PD-UK).

Selain pengawasan dengan memperhatikan izin yang dimiliki, juga dilakukan Rapid Test dengan mengambil sampel PSAT guna memastikan aman dari residu pestisida.

“Kami cek tujuannya untuk memastikan semua penduduk di Kota Balikpapan mengkonsumsi pangan segar itu dengan aman dari residu dan cemaran,” ucapnya.

Di samping melakukan Rapid Test, juga dilakukan uji laboratorium, namun disesuaikan dengan anggaran.

“Selama ini kami bersyukur karena selalu dalam batas aman, kemudian ada juga sampel itu kami ambil kemudian kami kirim ke lab khusus yang ada di Bekasi,” tambahnya.

Sementara itu, Pristianti menambahkan, selain pengawasan terhadap pasar tradisional dan pasar modern, Bidang Ketahanan Pangan turut memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar dapat memilih pangan segar yang aman.

“Kami juga punya program KIE atau Komunikasi Informasi dan Edukasi, yaitu dengan sosialisasi cara memilih pangan segar yang aman, seperti buah dan sayuran yang baik,” urainya.

Dengan harapan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat agar dapat melindungi diri dari bahan pangan yang tidak memenuhi ketentuan dan mengerti akan pentingnya keamanan pangan. (*)

To Top

You cannot copy content of this page