Parlementaria

Suriani Apresiasi Pembangunan Posyandu RT 80 Hasil Swadaya

KOTAKU, BALIKPAPAN-Warga Perumahan Bukit Batakan Permai 3 RT 80 Kelurahan Manggar Balikpapan Timur (Baltim) gotong royong membangun Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di atas lahan seluas 4×25 meter persegi. Ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Lurah Manggar Dedy Prasetyo dan disaksikan warga setempat.

Semangat membangun tersebut mendapat apresiasi anggota DPRD Balikpapan Daerah Pemilihan (Dapil) Balikpapan Timur, Suriani. Ditemui di kantornya, Senin (23/5/2022), Suriani mengatakan, pembangunan Posyandu penting bagi masyarakat. Khususnya bagi ibu hamil dan balita. Agar mendapat pelayanan kesehatan. “Minimal sebagai wadah pemeliharaan kesehatan yang dilakukan dari, oleh dan untuk masyarkat setempat.

Perhatian tumbuh kembang balita sangat perlu diperhatikan. Dengan melakukan penimbangan, pemberian vitamin dan imunisasi campak guna mengantisipasi penyakit yang rentan terjadi. Seperti, rubela, stunting dan yang terbaru hepatitis misterius,” serunya.

Apalagi, pembangunan Posyandu terwujud hasil swadaya masyarakat setempat. “Kami bersama pemerintah kota akan terus membantu peningkatan kesehatan warga Balikpapan,” ungkap politisi Partai Golkar ini.

Terpisah, Ketua Panitia Pembangunan Posyandu RT 80, Rully menjelaskan, pembangunan Posyandu terealisasi berkat dukungan pengembang perumahan. Karena lahan merupakan hibah dari developer yakni PT Borneo 86. Selain Posyandu di atas lahan tersebut akan dibangun juga aula pertemuan warga. Khusus Posyandu, pembangunan ditargetkan rampung dua bulan dari sekarang.

“Kami ucapkan terima kasih kepada developer dan juga warga yang telah solid dan kompak dalam bahu membahu membangun Posyandu RT 80,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua RT 80, Yosep menambahkan, jumlah warga di lingkungan tersebut sebanyak 230 KK. Dengan total 1.000 jiwa. Dari angka tersebut terdapat 105 balita. Itu artinya kehadiran Posyandu ini dibutuhkan. Untuk memonitor tumbuh kembang anak RT 80.

“Pertumbuhan warga di sini sangat cepat. Hampir setiap minggu, pasti ada yang datang untuk pindahan ke sini,” ujarnya.

Sebelum ada hibah ini, kata Yosep, Posyandu menggunakan rumah warga yang masih kosong.

“Kami berharap pemerintah tidak menutup mata untuk membantu pembangunan di RT 80, apapun itu,” pungkasnya. (*)

To Top

You cannot copy content of this page