
Yang berbeda dari PAM Clinic rencana ke depannya bukan hanya Rapid Test antibody akan tetapi ada Rapid Antigen yang setara dengan PCR dan harganya pun diupayakan terjangkau. “PAM Clinic yang pertama mungkin akan memberikan fasilitas pelayanan pemeriksaan yang lebih canggih lagi,” ulasnya.
PAM Clinic BSB di bawah naungan PT PAM Medika Utama yang merupakan anak perusahaan PAM Group di bawah kepemilikan Adi Sumoasto Tjia yang mempunyai motto a trusted partner in healthcare. Biaya di klinik ini pun harganya terjangkau walaupun berada di kawasan elite. “Karena visi misinya untuk membantu kesehatan warga kami sendiri Kota Balikpapan,” ucapnya.
Dalam kesempatan yang sama Direktur PAM Medikta Utama Frederik Gunawan menyampaikan bahwa mempunyai cita-cita agar PAM Clinic terus berkembang sampai menjadi PAM hospital Balikpapan agar bisa membantu Pemerintah Kota Balikpapan. “Saat ini rumah sakit dibatasi untuk pasien yang bukan Covid sehingga pasien harus mencari klinik lain maka dengan adanya PAM ini dapat mensejahterakan Kota Balikpapan,” tukasnya.
Selaras dengan itu General Manager e.Wallk dan Pentacity Yudhi Saharuddin mengatakan, pada HUT ke 11 e.Walk ada satu spesial dari PAM Group yakni adanya satu bisnis baru PAM Clinic sehingga melengkapi fasilitas yang ada di BSB. “Antara ekonomi dan kesehatan yakni kesehatan yang lebih harus kami utamakan, tapi ekonomi pun penting sehingga dengan kondisi seadanya kami tetap berjuang gimana caranya supaya ekonomi tetap berjalan di tengah kondisi sangat luar biasa memukul kami,” pungkasnya.(*)



