
KOTAKU, BALIKPAPAN-Kitab suci Alquran tak lepas dari tangan Zainal Adi, official Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) bidang tafsir bahasa Arab, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris dari Kota Samarinda.
Dengan khidmat dia mendengarkan dan mencermati setiap ayat suci Alquran yang dibacakan oleh dewan hakim di majelis auditorium Universitas Balikpapan (Uniba), Rabu (13/5/2023).
Setelah itu, dia terlihat seperti memberikan sedikit masukan kepada kafilahnya yang juga dari Kota Samarinda.
“Ada enam, tiga puta tiga putri yang kami boyong bidang tafsir,” katanya kepada kotaku.co.id.
Keenam peserta itu, sudah jauh hari disiapkan untuk mengharumkan Kota Samarinda.
Melalui berbagai tahapan hingga menyisihkan tiga peserta bidang penafsiran untuk berlomba di ajang MTQ tingkat Kaltim di Kota Balikpapan.
“Kami juga gelar MTQ (penafsiran)tingkat kecamatan se Kota Samarinda, dari sana kami jaring peserta,” jelasnya.
Setelah itu, enam nama berhasil dikantongi dan dipersiapkan untuk mengikuti MTQ tingkat selanjutnya. Seperti MTQ ke 44 yang digelar di Balikpapan.
“Setelah itu kami gelar TC (Training Center),” tuturnya.
Menargetkan gelar juara umum, maka TC dilakukan dengan waktu yang cukup panjang di Kota Samarinda.
“Selama TC itu kami inapkan di hotel selama tiga bulan,” ungkapnya.
Setibanya di Balikpapan, persiapan semakin dimatangkan. Di setiap ada kesempatan kafilah yang menjadi tanggungjawanya terus diberikan motivasi.
“Jangan waktu tampil saja. Tapi dibiasakan untuk dibawa keseharian. Agar tampil bisa prima,” pungkasnya. (*)



