
KOTAKU, BALIKPAPAN-Dunia dalam genggaman, kata itu bukan hal tabu lagi era digital seperti saat ini. Tentunya segala hal bisa dilakukan dengan mudah termasuk untuk mengembangkan usaha.
Seperti halnya Tokopedia, #SelaluAdaSelaluBisa berupaya mempermudah pegiat usaha di Indonesia, termasuk UMKM lokal, untuk menciptakan peluang lewat pemanfaatan teknologi.
Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Regional) Tokopedia, Rizky Juanita Azuz mengatakan, bersama Tokopedia, masyarakat bisa buka toko dengan mudah.
Kapan pun dan di mana pun hanya lewat genggaman. Kemudahan ini menjadi salah satu pendorong semakin banyaknya masyarakat yang memulai bisnis online.
“Saat ini ada lebih dari 12 juta penjual di Tokopedia yang hampir 100 persennya UMKM. Per November 2022, Tokopedia mencatat Medan, Semarang, Bandung, Jabodetabek, Surabaya sebagai beberapa wilayah dengan jumlah penjual tertinggi di Tokopedia,” ungkapnya dalam seminar secara virtual yang digelar Rabu (7/12/2022).
Lebih lanjut, Tokopedia juga menggelar seminar secara virtual dengan insan pers se Indonesia bersama para seller expert Yakni, Jonathan Kho yang membagikan pondasi utama bagi pelaku bisnis untuk memulai berjualan online melalui marketplace seperti Tokopedia.
Lakukan Riset Produk
Beberapa riset produk yang bisa dilakukan penjual di antaranya mempelajari target market, cek tren produk di pasar, membandingkan harga pasar, serta melihat peluang bisnisnya agar bisa sukses.
“Jual produk yang banyak dibutuhkan masyarakat, namun belum banyak ditemukan di platform online. Ini bisa menjadi peluang bisnis yang baik untuk dimanfaatkan,” terang Jonathan.
Buat Judul dan Deskripsi Produk yang Jelas
Penggunaan huruf besar dan kecil dalam judul perlu diperhatikan. Hindari penggunaan karakter atau simbol yang membuat sulit dibaca atau dicari dalam kolom pencarian. “Di Tokopedia saat ini sudah ada fitur varian, sehingga tidak perlu lagi menggunakan kata varian di judul,” jelasnya.
Ia pun menambahkan, Fitur Wawasan Pasar di Tokopedia juga bisa dimanfaatkan untuk melihat kata kunci yang paling sering digunakan pembeli, rekomendasi kategori hingga inspirasi tren produk.
Tampilkan Foto dan Dekorasi Toko yang Menarik
Foto yang ditampilkan harus memperhatikan pencahayaan yang baik serta menggunakan latar belakang putih atau polos. Sedangkan untuk dekorasi toko, penjual harus membuat semenarik mungkin. “Hal ini dilakukan untuk menjadi pembeda dari toko lain serta mempermudah pembeli melihat promo dan produk unggulan,” tambah Jonathan.
Tetapkan Harga yang Pantas
Agar penghasilan sesuai dengan target profit, penjual dapat menerapkan rumus harga jual sama dengan modal dibagi 1 persen target profit,” terang Jonathan.
Tentukan Strategi Promosi yang Tepat
Penjual dapat memanfaatkan fitur Promosi Toko untuk menentukan fitur promosi yang ingin digunakan di Tokopedia. Di antaranya TopAds, Broadcast Chat, Flash Sale, Cashback hingga Bebas ongkir.
Tak hanya Jonathan, pemilik usaha Mona Fish, Hartono Samidjan juga turut membagikan pengalamannya. Fitur TopAds menjadi salah satu andalan dalam mempromosikan ikan-ikan hiasnya.
“Biasanya saya melakukan strategi penggunaan TopAds saat akhir pekan dan akhir bulan. Terbukti, fitur ini mendorong jumlah pesanan yang terus meningkat,” kata dia.
Sementara itu Marketplace & Reseller Specialist Matchamu, Monica Bayuasthi menambahkan, sejauh ini, Flash Sale dan Kejar Diskon merupakan fitur yang paling ampuh mendorong penjualan Matchamu.
“Terbukti sekitar 45 persen omzet penjualan kami berasal dari penjualan di Tokopedia,” pungkasnya. (*)



