Metro

Top!!! Kelurahan Teritip Balikpapan Timur Raih Predikat Proklim Lestari

KOTAKU, BALIKPAPAN-Program Kampung Iklim (Proklim) Lestari penghargaan tertinggi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia.

Penghargaan sebagai bentuk pengakuan dan apresiasi atas peran aktif para pihak dalam penguatan aksi lokal pengendalian perubahan iklim, yang dikemas dalam Festival Iklim tahun 2023 dengan tema yang diangkat bergerak bersama turunkan emisi gas rumah kaca.

Di Balikpapan, Kelurahan Teritip Kecamatan Balikpapan Timur berhasil mendapatkan predikat yang langsung diberikan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar Bakar di Auditorium DR Ir Soedjarwo Gedung Manggala Wanabakti Jalan Gatot Subroto Jakarta, Selasa (24/10/2023).

Penghargaan tersebut, langsung diterima Ketua Proklim Bersinar Teritip Widodo didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kaltim, Encek Achmad Rafiddin Rizal.

Perjuangan tentu dilakukan untuk meraih prestasi itu, Widodo mengatakan meraih Proklim Lestari setelah sebelumnya membina 10 Proklim Utama yang tersebar sepuluh kelurahan.

Di antaranya Proklim Karang Joang, Proklim Graha Indah, Proklim Batu Ampar, Proklim Muara Rapak, Proklim Kariangau, Proklim Margo Mulyo, Proklim Kampung Baru Ulu, Proklim Sepinggan, Proklim Sungai Nangka dan Proklim Manggar Baru.

“Dari 20 Proklim itu yang memiliki keunggulan potensi wilayah di Kelurahan Teritip,” katanya di kantor Kecamatan Balikpapan Timur, Selasa (7/11/2023).

Menurutnya, di Balikpapan Timur memiliki keunggulan bidang pertanian dan pelestarian ligkungan, selain itu juga memiliki kawasan mangrove di tepi pantai seluas 70 hektare.

“Serta budidaya rumput laut, kawasan kebun kelapa, tambak udang dan bandeng serta budidaya kepiting soka,” sebutnya.

Tak hanya itu, di Lamaru juga terdaoat budidaya pemanfaatan lahan pekarangan dengan budidaya ikan kolam terpal ikan lele dan ikan nila. Kawasan utamanya di RT 09 dan RT 31.

“Perkebunan yang terhampar ribuan hektare terutama kebun karet, dan sekarang dikembangkan untuk kebun buah buahan seperti durian, duku maupun jambu kristal,” lanjutnya.

Hamparan sawah yang ditanami padi juga dimiliki Teritip, budidaya hidroponik, palawija, peternakan sapi yang telah mencapai 850 ekor. Ada juga destinasi wisatanya.

Keberhasilan ini didukung dari program-program terwujudnya kampung iklim di Kelurahan Teritip.

“Mengingat tahun 2018 lalu Teritip saat itu menerima penghargaan Proklim Kategori Utama,” ungkapnya.

Lurah Teritip Sheli Seftiana Ningrum menambahkan penerimaan penghargaan Proklim Lestari serta piagam dari KLHK sebagai bentuk apresiasi dan prestasi.

“Serta peran aktif para pihak penguatan lokal pengendalian perubahan iklim daerah dan ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri LHK No SK 1.090/MENLHK/PP.I.1 /10/2023 tertanggal 13 Oktober 2023,” pungkasnya. (*)

To Top

You cannot copy content of this page